Overclocking Prosesor Bersama Raijintek Themis Evo

Reading time:
October 31, 2015

Hasil Pengujian

Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama idle time dan ketika benchmark berlangsung. Pada pengujian awal, kami mengatur kecepatan fan bawaan Themis Evo ini pada konfigurasi “Auto” untuk melihat seberapa jauh HSF ini dapat menahan panas prosesor Intel Core i7-4790K yang telah dioverclock.

Raijintek Themis Evo OC Auto speed fan result

Pada tahap pengujian awal, kami meng-overclock prosesor Intel Core i7-4790K ke 4,5 GHz dengan VCore 1,2 ~ 1,225V. Pada pengujian ini, kami melihat HSF Themis Evo ini mampu menahan suhu prosesor yang sedang mendapatkan beban kerja penuh dari software stress test LinX pada kisaran suhu 73 oC ~ 75 oC, dimana suhu ini masih tergolong aman untuk suhu operasi prosesor yang telah dioverclock.

Saat prosesor dioverclock ke 4,6 Ghz, suhu prosesor kembali meningkat menjadi 78,75 oC. Hal ini memperlihatkan, bahwa HSF Raijintek Themis ini sudah mulai kewalahan menahan panas yang dihasilkan oleh prosesor yang hampir menyentuh 80 oC.

Penasaran bagaimana Raijintek Themis Evo ini menangani panas yang dihasilkan oleh prosesor Core i7-4790K yang dioverclock ke 4,7 GHz , kamipun akhirnya memaksa HSF ini untuk melewati proses pengujian ini. Alhasil, setelah program stress test LinX berjalan selama 2-3 menit suhu prosesor sempat menyentuh angkat 87 oC dan sistem PC yang kami gunakan inipun akhirnya mengalami BSOD, karena prosesor sudah terlalu panas sehingga kinerja menjadi tidak stabil.

Pada saat kondisi idle, hampir tidak terdapat peningkatan suhu yang berarti pada prosesor Intel Core i7-4790K yang telah dioverclock ini. Prosesor yang kami gunakan hanya mengalami peningkatan panas kurang dari 1 oC.

Raijintek Themis EVO 25

Selanjutnya, kami mengatur fan bawaan HSF ini untuk berjalan pada kecepatan maksimum secara terus menerus, yakni pada kecepatan 1500 RPM. Kami mengulang pengujian seperti yang kami lakukan di atas. Hasilnya dapat dilihat di grafik di bawah ini:

Raijintek Themis Evo OC Full speed fan

Penggunaan konfigurasi kecepatan maksimum pada fan pendingin sudah tidak memberikan peningkatan peforma pendinginan yang berarti pada saat prosesor dioverclock dan mendapatkan beban kerja penuh, karena hanya terdapat perbedaan suhu kurang dari 1 oC dibandingkan pada saat menggunakan konfigurasi kecepatan fan “Auto”. Bisa dibilang perbedaan antara kedua konfigurasi ini sendiri sudah terkesan sebagai nilai marginal pada suatu nilai yang variatif. Sedangkan pada saat idle, masih terdapat perbedaan performa sebesar 1 oC~2 oC saja.

Kesimpulan

Raijintek Themis EVO 24

Cukup disayangkan, HSF Raijintek Themis Evo ini akhirnya harus menyerah pada saat menangani panas yang dihasilkan oleh prosesor Intel Core i7-4790K yang dioverlock pada kecepatan 4,7 GHz. Walaupun pada dasarnya performa yang ditampilkan oleh HSF ini sudah cukup baik, HSF ini memiliki keterbatasan ketika berhadapan dengan suhu tinggi, yang mana hal ini cukup wajar untuk HSF kelas mainstream. Perbedaan performa pendinginan antara Raijintek Themis Evo dan Raijintek Tisis yang berkisar 3 °C~ 4 °C ini dapat menentukan kecepatan maksimum overlocking yang didapat. Sang kakak, Raijintek Tisis, memiliki kemampuan lebih baik dalam menahan suhu panas prosesor yang telah dioverclock. Di sinilah akhirnya perbedaan harga dan spesifikasi berbicara.

http://www.jagatreview.com/2015/10/review-hsf-raijintek-themis-evo/

Overclocking Prosesor Bersama Raijintek Tisis

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…