Overclocking Prosesor Bersama Raijintek Pallas

Reading time:
January 20, 2016

Hasil Pengujian

Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama idle time dan ketika benchmark berlangsung. Pada pengujian awal, kami mengatur kecepatan fan bawaan Raijintek Pallas ini pada konfigurasi “Auto” untuk melihat seberapa jauh HSF ini dapat menahan panas prosesor Intel Core i7-4790K yang telah di-overclock.

Raijintek Pallas OC auto fanSama seperti pengujian sebelumnya, kami meng-overlock prosesor Intel Core i7-4790K ke 4,5 GHz dengan VCore 1,225V pada tahap awal pengujian overclocking pada HSF Raijintek Pallas ini. Pada tahap pengujian ini, HSF Raijintek Pallas ini agak kewalahan dalam menangani panas yang dihasilkan oleh prosesor Intel Core i7-4790K yang sedang mendapatkan beban kerja penuh dari software stress test LinX. Dimana pada pengujian ini suhu prosesor menyentuh suhu 80 oC ~ 83 oC.

Suhu ini tergolong cukup tinggi, tetapi HSF Raijintek Pallas ini masih dapat menjaga suhu prosesor yang telah di-overclock hingga 4,5 GHz ini tetap berada di suhu yang lebih dingin dibandingkan dengan suhu panas prosesor yang didinginkan dengan HSF bawaan intel yang hampir mencapai 90 oC dalam keadaan prosesor berjalan dalam konfigurasi default sekalipun.

Selanjutnya kami melanjutkan pengujian ke tahap berikutnya dan kembali meng-overclock kecepatan prosesor Intel Core i7-4790K menjadi 4,6 GHz dengan Vcore 1,25V. Alhasil pada tahap pengujian ini, HSF low-profile Raijintek Pallas ini akhirnya sudah tidak mampu lagi menangani panas yang dihasilkan oleh prosesor. Setelah program stress test LinX berjalan selama 5 menitan suhu prosesor sempat menyentuh angka 87 oC dan sistem PC yang kami gunakan inipun akhirnya mengalami BSOD, karena prosesor sudah terlalu panas sehingga kinerja menjadi tidak stabil.

Pada saat kondisi idle, hampir tidak terdapat peningkatan suhu yang berarti pada prosesor Intel Core i7-4790K yang telah dioverclock ini. Prosesor yang kami gunakan hanya mengalami fluktuasi perbedaan panas dalam perbedaan 1 oC atau bahkan kurang.

Raijintek Pallas OC 23Selanjutnya, kami mengatur fan bawaan HSF ini untuk berjalan pada kecepatan maksimum secara terus menerus, yakni pada kecepatan 1400 RPM. Kami mengulang pengujian seperti yang kami lakukan di atas. Hasilnya dapat dilihat di grafik di bawah ini:

Raijintek Pallas OC Full fan speed

Penggunaan konfigurasi kecepatan maksimum pada fan pendingin sudah tidak memberikan efek yang berarti pada performa pendinginan HSF Raijintek Pallas ini, karena hanya terdapat perbedaan suhu 1 oC saja atau bahkan kurang dibandingkan pada saat menggunakan konfigurasi kecepatan fan “Auto”. Bisa dibilang perbedaan antara kedua konfigurasi ini sendiri sudah terkesan sebagai nilai marginal pada suatu nilai yang variatif.

Kesimpulan

Setelah melewati pengujian overclocking yang cukup singkat, kami dapat menyimpulkan performa HSF low-profile Raijintek Pallas ini memang tidak sebaik dengan HSF ber-desain tower, seperti Raijintek Themis Evo ataupun Raijintek Tisis. Terlebih lagi pada saat menghadapi panas yang dihasilkan oleh prosesor Intel Core i7 yang telah di-overclock.

Raijintek Pallas OC 19Walaupun pada saat menguji HSF Raijintek Pallas ini, kami hanya dapat meng-overclock prosesor Intel Core i7-4790K hingga 4,5 GHz saja dengan suhu prosesor yang dapat menyentuh suhu 80 oC ~ 83 oC pada saat menjalankan aplikasi stress test LinX. Hal ini bukan berarti menunjukan HSF Raijintek Pallas ini tidak dapat digunakan untuk menangani panas yang dihasilkan oleh prosesor Intel Core i7-4790K yang telah di-overclock hingga 4,5 GHZ.

Perlu diketahui, bahwa suhu panas yang menyentuh 80 oC ini dihasilkan oleh beban kerja program stress test sintetic LinX yang biasanya hampir tidak dapat ditemukan pada aplikasi kehidupan sehari-hari, bahkan game 3D berat dan rendering berat sekalipun. Dalam kebutuhan bermain game berat, diperkirakan suhu prosesor masih berada berada di level 70 oC-an atau dibawah 80 oC, secara beban kerja untuk kebutuhan gaming memang lebih ringan dibandingkan dengan beban kerja yang diberikan oleh program stress test sintetic LinX.

Raijintek Pallas OC 22

Akhir kata, HSF Raijintek Pallas ini tentunya masih jauh lebih baik dibandingkan dengan HSF bawaan intel. Selain itu, HSF Raijintek Pallas ini ber-potensi untuk digunakan untuk sistem PC berukuran kecil yang dilengkapi dengan prosesor Intel Core i7-4790K ataupun i7-4770K yang telah di-overclock pada kecepatan 4,5 GHz atau lebih. Selama tegangan Vcore yang digunakan tetap dijaga rendah, yakni 1,2V~1,225V atau bahkan dibawah 1,2V sekalipun.

Terlepas dari performa pendinginan prosesor, Desain HSF low-profile Raijintek Pallas ini masih memiliki keuntungan yang cukup baik bagi praktik overclocking. Karena dengan desain semburan angin fan pendingin yang menghadap ke arah PCB motherboard dapat membuat suhu panas VRM motherboard dan memori RAM pada sistem PC yang telah di-overclock dapat menjadi lebih dingin dan terjaga.

 

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…