AOCT 2016 Grand Battle: Mecari Dua Tim Amatir Terbaik

Reading time:
September 5, 2016

Mendekati partai puncak AOCT 2016 Grand Battle, turnamen overclocking untuk amatir yang diselenggarakan dalam rangkaian HWBOT World Tour 2016 – Asia Pasific, tingkat kompetisi yang ditampilkan para peserta terlihat makin tinggi. Empat tim terbaik yang bertanding di babak semi final terlihat benar-benar bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk babak ini. Siapa yang pada akhirnya masuk ke final?

AOCT 2016 24
Tim Moee

Tantangan di babak semi final turnamen yang didukung oleh Intel ini digelar dalam Match I dan Match J. Keempat tim, yang bertanding dalam format 1 vs 1 menggunakan sistem serupa, dengan basis prosesor Intel Core i5-6600K, PSU Seasonic X750, RAM Corsair Vengeance LED DDR4-2666, SSD Toshiba Q300 Pro 128 GB, serta monitor Philips 243V. Mereka juga tetap harus menggunakan empat motherboard berbeda dari sponsor resmi, yaitu Asus Maximus VIII Hero, Biostar Gaming Z170X, Gigabyte GA-Z170X-SOC Force, serta MSI Z170A Gaming M7.

Bentrok Sesama Solo untuk Berebut Kursi Final

Match I diisi oleh dua tim asal Solo, yaitu Galaxy Solo 1 dan Moee. Kedua tim ini harus beradu kemampuan selama satu jam dalam benchmark 3DMark 2003. Galaxy Solo 1 merupakan tim yang lebih berpengalaman, dengan prestasi di AOCT 2015 lalu, di mana mereka menjadi juara 3 di Yogyakarta. Sementara Moee baru saja mulai berkiprah di overclocking kompetitif.

AOCT 2016 23

Moee terlihat menguasai jalannya pertandingan dari awal, di mana skor yang mereka catatkan lebih tinggi dibandingkan yang dicatatkan oleh Galaxy Solo 1 di dua motherboard awal, dari Asus dan Biostar. Namun, Galaxy Solo 1 mulai menunjukkan tanda perlawanan dengan juga mencatatkan skor yang tidak terpaut jauh dari catatan Moee. Moee beralih ke motherboard Gigabyte dan MSI, dan mulai meninggalkan Galaxy Solo 1. Sempat mencoba mengejar kembali di akhir sesi, Galaxy Solo 1 akhirnya tetap harus mengakui keunggulan Moee dan Moee pun berhak masuk ke final!

Duel Ulang Finalis AOCT 2015 – Yogyakarta

Satu hal yang menarik di Match J, dua tim yang terlibat di dalamnya merupakan finalis AOCT 2015 – Yogyakarta. Saat itu, tim Plendas Plendus berhasil mengalahkan Enjoy OC dan merebut gelar juara. Bagaimana dengan duel ulang mereka kali ini? Apa Enjoy OC, yang hanya diperkuat Verris Santo, bisa membalas dendam?

AOCT 2016 18
Plendas Plendus
AOCT 2016 15
Verris Santo – Enjoy OC

Tampil seorang diri, Verris yang mewaili Enjoy OC terlihat cukup tertekan karena harus menghadapi empat motherboard. Di sisi lain, Plendas Plendus terlihat lebih nyaman di babak ini karena kedua anggota tim terlihat memiliki kemampuan yang kurang lebih sama, sehingga mereka bisa berbagi tugas mencari skor tinggi untuk membawa mereka ke final. Sampai akhir sesi, Verris terlihat tidak bisa mengimbangi Plendas Plendus dan terpaksa merelakan tiket final ke tim asal Solo tersebut, dengan perolehan skor yang terpaut jauh. Enjoy OC sendiri masih berpeluang merebut posisi 3, tetapi harus terlebih dahulu menghadapi Galaxy Solo 1.

Penasaran dengan perjuangan Verris Santo, wakil Enjoy OC, di perebutan tempat ketiga melawan Galaxy Solo 1? Anda yang tidak bisa hadir di JEC bisa menonton siaran dari Overclocking TV.

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…
September 17, 2020 - 0

Hands-on & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G

Segera setelah NVIDIA secara resmi mengumumkan kehadiran GeForce RTX 3080…
August 8, 2020 - 0

Eksperimen : ASRock A300 Deskmini + AMD RYZEN 3 PRO 4350G ‘Renoir’

AMD APU 7nm terbaru yakni ‘Renoir‘ menunjukkan performa dan kemampuan…