HWBOT World Series Asia Pasific: Inilah Sang Juara

Reading time:
September 7, 2016

Hari terakhir Yogyakomtek 2016 juga menjadi hari terakhir rangkaian HWBOT World Tour 2016 – Asia Pasific. Agenda untuk acara hari ini adalah babak final untuk HWBOT World Series Asia Pasific, turnamen untuk overclocker profesional yang digelar HWBOT sebagai kualifikasi memperebutkan tiket ke kejuaraan dunia yang mereka gelar di Jerman. Dari babak kualifikasi kemarin, telah didapatkan empat overclocker yang akan beradu kemampuan hari ini di babak final, yaitu speed.fastest, RevOC, Hazzan, dan BBoyJezz.

14238247_10153955702946275_8560074827166723465_n

Set hardware yang digunakan hari ini masih serupa dengan yang digunakan di babak kualifikasi, dengan perbedaan kecil, di mana hari ini peserta hanya boleh membawa motherboard, dari empat brand yang menjadi sponsor HWBOT World Tour 2016 – Asia Pasific, yaitu Asus, Biostar, MSI, dan Gigabyte, serta sistem pendingin sendiri. Prosesor yang digunakan keempat peserta adalah Intel Core i5-6600K yang telah disediakan tim juri. Sementara RAM yang digunakan adalah Corsair Vengeance LED DDR4-2666. PSU Seasonic X-750, serta monitor Philips 243V5.

14199635_10153955720216275_5734520914780731602_n

Empat overclocker yang masuk ke babak final ini akan beradu kemampuan dalam sistem 1 vs 1 dengan waktu hanya 30 menit untuk setiap sesi. Waktu ini terbilang sangat pendek, terlebih lagi untuk overclocking ekstrim. Peserta harus bisa menemukan konfigurasi terbaik dari sistem mereka sembari menjaga suhu prosesor di waktu yang sangat pendek, dan itu berarti satu kesalahan kecil saja bisa membuat hasil berubah. Kami akan membahas secara singkat jalannya pertandingan-pertandingan di babak final HWBOT World Series Asia Pasific ini.

Semi Final 1: speed.fastest vs BBoyJezz

14224696_10153955712921275_4305126768844107146_n
speed.fastest (kiri) dan BBoyJezz (kanan) bersama Pieter “massman” dari HWBOT.

Di babak semifinal pertama ini, overclocker asal Solo, Farid Abdat, a.k.a speed.fastest, bertemu dengan overclocker Bandung, Jesse Putra (BBoyJezz). Benchmark di babak ini adalah Geekbench 3 Multi, sesuai dengan undian dari HWBOT dan disetujui oleh kedua peserta. BBoyJezz sempat mencatatkan beberapa skor di awal sesi, tetapi di tengah sesi, skor-nya mulai disusul oleh speed.fastest. speed.fastest tampaknya berhasil mendapatkan konfigurasi yang lebih baik dari BBoyJezz menjelang sesi berakhir, dan mencatatkan skor yang membawanya mengungguli BBoyJezz. Walaupun BBoyJezz mencoba melawan, waktu yang pendek membuat hal itu sulit sekali dilakukan dan di akhir 30 menit, speed.fastest keluar sebagai pemenang.

Semi Final 2: RevOC vs Hazzan

14222328_10153955709926275_4084768419457178839_n
RevOC (kiri) dan Hazzan (kanan)

Duel antara overclocker ekstrim senior melawan overclocker ekstrim pemula ini menyajikan adu skor 3DMark 11 Physics, sebuah benchmark yang sangat singkat, tetapi menuntut konfigurasi prosesor dan RAM terbaik, serta kestabilan tinggi. Di sini, pengalaman tinggi dari Hazzan terlihat, di mana dia dengan mudah meninggalkan RevOC sejak awal. RevOC sendiri masih terlihat mencari-cari konfigurasi RAM di panggung, sementara Hazzan terlihat sudah melakukannya sejak sesi persiapan. Ini membuat RevOC tidak bisa memberikan perlawanan sama sekali, dan Hazzan pun lolos ke final.

Perebutan Tempat Ke-3: RevOC vs BBoyJezz

14232996_10153955708076275_85892420660670877_n
RevOC dan BBoyJezz

RevOC dan BBoyJezz harus beradu kemampuan untuk menentukan siapa juara ke-3 di HWBOT World Series Asia Pasific ini, kembali dengan benchmark Geekbench 3 Multi. BBoyJezz dengan cepat menghasilkan skor tinggi di sesi ini, yang bisa jadi disebabkan karena dia telah menemukan konfigurasi yang baik dari sistem yang digunakan di sesi semi final. RevOC, berbeda dengan BBoyJezz, harus mencari konfigurasi dari awal karena benchmark yang dihadapinya berbeda. BBoyJezz bisa menjaga keunggulan dari RevOC hingga akhir sesi, tetapi skor yang dicatatkan RevOC pun pada akhirnya tidak terpaut terlalu jauh dari BBoyJezz. Dengan ini, RevOC harus puas menempati posisi ke-4, dan BBoyJezz berhak menempati posisi ketiga.

Final: speed.fastest vs Hazzan

14222320_10153955705896275_7586214309387639585_n
speed.fastest dan Hazzan

Hazzan kembali menghadapi overclocer dari generasi baru di babak final ini, dengan benchmark Cinebench R11.5. Hingga pertengahan sesi, Hazzan bisa mencatatkan beberapa skor yang terus meningkat, sementara speed.fastest masih agak sulit mendapatkan konfigurasi terbaik dari sistem yang digunakannya. Menjelang akhir sesi, speed.fastest sudah bisa mendapatkan konfigurasi yang memungkinkannya mencari skor tinggi, walaupun belum bisa mengalahkan skor Hazzan. Di saat-saat terakhir, Hazzan ternyata bisa mencatatkan skor yang lebih tinggi lagi, dan membuatnya meraih gelar juara di turnamen ini.

14202777_10153955721531275_1662108335421017183_n

Hasil ini membuat Hazzan menjadi juara HWBOT World Series Asia Pasific, dan berhak mendapatkan tiket ke final tingkat dunia di Jerman. speed.fastest menempati posisi ke-2, disusul oleh BBoyJezz di posisi ke.3. RevOC harus puas berada di posisi ke-4 di turnamen yang menjadi bagian HWBOT World Series 2016 – Asia Pasific ini.

Catatan: Foto dari Facebook Page HWBOT

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…