in: General - VGA | November 3, 2017 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking NVIDIA GeForce GTX 1070 Ti FE: Mengalahkan GTX 1080

Hari ini, NVIDIA secara resmi meluncurkan kartu grafis terbaru mereka yakni GeForce GTX 1070 Ti. Seperti tersirat pada namanya, GTX 1070 Ti nampak disiapkan NVIDIA untuk mengisi kekosongan yang ada antara GTX 1070 dan 1080, sekaligus menutup celah yang digunakan AMD untuk masuk ke kelas enthusiast dengan Radeon Vega 56 atau Vega 64.

Melihat spesifikasi GeForce GTX 1070 Ti secara singkat, nampak terlihat banyak kesamaan antara GTX 1070 Ti dengan GTX 1070: sisi Memori tetap ditangani oleh GDDR5 8Gbps sebesar 8 GB, 256-bit bus width (Bukan GDDR5X seperti 1080/1080 Ti), dan juga memilki rating TDP yang serupa yakni 180W, serta masih berbasis GPU GP104, Perlu diingat bahwa versi yang dimiliki 1070 Ti ini memiliki sekitar 26% ekstra shader unit.

 

Overclockable?

Mengingat ekstra sedikit processing unit ini membuat GTX 1070 Ti akan memiliki karakteristik performa lebih mendekati GTX 1080, tentunya pasti banyak yang akan bertanya:

“Kalau GTX 1070 Ti di-overclock, bisakah melewati GTX 1080?”

Sebelum kemunculannya, GTX 1070 Ti dirumorkan untuk di-lock fitur overclock-nya, sehingga banyak pengguna yang menantikan kedatangannya terlanjur kecewa. Namun jangan khawatir, kami bisa memastikan bahwa GTX 1070 Ti bisa di-overclock. Seberapa jauh? Kami akan memberi jawaban singkat akan pertanyaan tersebut pada pengujian kami kali ini, menggunakan model ‘reference’ atau yang disebut juga dengan Founders Edition (FE) !

 

Ruang Lingkup

Pembahasan dari JagatOC kali ini akan mencakup:

  1. Mengenal spesifikasi & karakteristik Boost clock dari GTX 1070 Ti
  2. Proses overclocking – step-by-step dengan MSI Afterburner
  3. Uji Performa sebelum dan sesudah OC ( 1 Benchmark sintetis dan 2 Game Test)

 

Spesifikasi Testbed

Berikut ini PC yang kami gunakan untuk melakukan uji overclocking

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K “Coffee Lake” @ 4800 MHz
  • Motherboard: ASUS Maximus X APEX
  • Graphics Card:
    NVIDIA GeForce GTX 1070 Ti Founders Edition
    NVIDIA GeForce GTX 1080 Founders Edition (pembanding)
  • Memory: G.Skill RipjawsV DDR4-3200 2x 8 GB @ DDR4-3200 16-16-16-36
  • Storage: Samsung SSD 950 Pro 256 GB
  • Power Supply: Enermax Triathlor ECO 850 W
  • CPU Cooler: Intel DBX-B
  • Benchtable: Streacom Open Benchtable AOCT/OCWC 2016 Edition
  • Display: AOC i2267F-Wh
  • OS: Windows 10 64-bit
  • Driver: ForceWare 388.13

 

Software / Tool

Saat melakukan overclocking, kami menggunakan beberapa software/tool tambahan. Berikut ini daftar software/tool tambahan yang kami gunakan:

  • GPU-Z 2.4.0
  • MSI Afterburner 4.4.0 Final
  • 3DMark

GPU-Z akan berguna untuk melihat clock GPU anda(terutama untuk melihat Max. Boost Clock), lalu semua tindakan overclocking akan kita lakukan lewat MSI Afterburner, sebuah tool overclocking GPU universal. Untuk melakukan tes kestabilan, kami akan menggunakan software 3DMark Stress Test , lalu preset 3DMark Strike juga digunakan untuk menguji performa.

Baik, mari mulai!

 

Mengenal Base Clock, Boost Clock, dan Max. Boost Clock

GPU saat Idle, Clock-nya Turun

Seperti yang terjadi pada beberapa generasi semenjak arsitektur Kepler rilis, GPU NVIDIA memiliki konfigurasi clock GPU yang dinamis untuk menyesuaikan dengan load dan temperatur (yang dinamai GeForce Boost Technology).Dengan ini, jika sensor pada GPU mendeteksi bahwa aplikasi yang digunakan tidak memberikan load yang berat, dan masih ada power headroom dan thermal headroom, maka si GPU akan secara otomatis meningkatkan clocknya.

Dengan adanya teknologi ini, nilai clock dari GPU akan memiliki beberapa ‘state’, yakni:

  • Base Clock
  • Boost Clock
  • Max. Boost Clock

Boost Clock 1070 Ti, klik untuk memperbesar

 

Pada screenshot GPU-Z di atas, pada bagian kiri angka ‘1607Mhz’ GPU Clock merupakan Base Clock, sedangkan ‘1683 Mhz’ adalah Boost clock.

Secara teori, nilai Base Clock menurut NVIDIA adalah nilai ‘worst case’ dimana GPU digunakan semaksimal mungkin dan tidak ada thermal ataupun power headroom untuk mengaktifkan fitur Boost clock. Sedangkan Boost Clock adalah clock minimum saat teknologi Boost masih bisa aktif (yang berarti masih ada power & thermal headroom), lalu Max. Boost Clock adalah clock Maksimum yang diijinkan si GPU saat boost aktif.

Dalam praktiknya, untuk aplikasi gaming yang umum, kami jarang sekali melihat clock GPU GTX 1070 Ti kami turun hingga ke level Base Clock Boost Clock, ataupun Base Clock. Jika anda memerhatikan screenshot GPU-Z di atas dengan seksama, anda akan melihat angka ‘1898Mhz‘ pada GPU Core Clock, dan inilah clock GPU maksimum yang diijinkan untuk berjalan saat menjalankan aplikasi/game 3D.

Perlu diketahui bahwa nilai 1898Mhz ini akan bisa turun sesuai dengan kondisi load pada GPU, dan juga kondisi thermal serta konsumsi daya yang terdeteksi.

Catatan:

Ada cara mudah melihat Max. Boost Clock dari GPU anda: Buka GPU-Z, lalu klik tanda tanya ‘?’ yang ada di bagian tengah kanan(ada di gambar), lalu jalankan ‘Render Test’ untuk me-load GPU. Saat render test ini aktif barulah anda bisa melihat boost clock maksimal dari VGA anda. Pastikan anda mengenali Base, Boost, dan Max. Boost clock dari VGA anda sebelum memulai proses overclocking!

 

Berikutnya, kami akan menjalankan serangkaian pengujian untuk Melihat seberapa jauh Boost Clock ini aktif di benchmark 3DMark Fire Strike!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES