in: Review | February 14, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

AMD Ryzen 5 2400G (Radeon RX Vega 11) RAM Overclocking: Frequency vs Timing

a

Pada sebuah prosesor dengan GPU terintegrasi (IGP), performa RAM yang terpasang akan SANGAT menentukan performa IGP-nya. Konfigurasi RAM salah yang dipilih penggunanya, adalah salah satu alasan solusi APU dari AMD selama ini menghasilkan ‘mixed reviews‘, ada yang mengatakan solusi APU-nya kencang, ada yang lambat. Semua bergantung pada satu variabel: RAM Performance.

Untuk menunjukkan seberapa berpengaruhnya performa RAM pada solusi integrated Graphics, berikut analisis singkat kami pada 2 generasi AMD APU yang terdahulu:

Baca: 

DDR3 RAM Performance – AMD APU ‘Trinity’ A10-5800K

 

Baca:

DDR3 RAM Performance – AMD APU ‘Kaveri’ A10-7850K

amd apu kaveri memory test grid2

Ironisnya, meskipun selama bertahun-tahun informasi mengenai seberapa pentingnya RAM untuk sistem CPU+GPU terintegrasi ini sudah banyak beredar, kepedulian pengguna terhadap parameter yang satu ini masih sangat minim, karena alasan klasik: harga. Untungnya, hal ini sudah mulai pelan-pelan berubah di beberapa tahun belakangan ini.

 

Ryzen 2000-series G APU: MASIH butuh RAM kencang!

 

Beberapa hari lalu, AMD baru saja meluncurkan prosesor terbaru mereka: Ryzen 5 2400G dan Ryzen 3 2200G, dimana kedua prosesor ini memiliki satu kesamaan: keduanya memiliki Radeon Vega terintegrasi di dalamnya.

Baca:

Performa Gaming 1080p dengan IGP Radeon Vega

 

Performa Radeon RX Vega 11 di kelas GPU terintegrasi ini termasuk mengerikan – IGP ‘gratisan’ ini bisa bersaing dengan solusi grafis low-end popular, NVIDIA GeForce GT 1030. Sayangnya, untuk mencapai performa optimalnya, Vega 11 yang ada di Ryzen 5 2400G tersebut membutuhkan RAM DDR4 beperforma tinggi. Sayangnya saat artikel ini dipublish, harga RAM DDR4 sedang melambung tinggi, dan pastinya membeli RAM mahal akan menjadi hambatan bagi para pengguna yang ingin menikmati performa IGP Radeon RX Vega 11 secara maksimal. Kebanyakan user juga belum mengetahui mana kombinasi RAM Frequency dan RAM Timing yang pas untuk memaksimalkan RX Vega 11 IGP.

Menanggapi masalah ini, kami dari JagatOC melakukan analisis terhadap berbagai konfigurasi RAM DDR4, dan melihat sejauh mana konfigurasi RAM tersebut mempengaruhi performa gaming dari Radeon RX Vega 11 IGP di Ryzen 5 2400G.

 

Ruang Lingkup dan Metode Pengujian

Pada artikel ini kami akan membahas berbagai kombinasi konfigurasi RAM untuk melihat performance scaling antara Frequency dan RAM Timing, pada IGP RX Vega 11. Konfigurasi RAM akan diset di BIOS, lalu performa akan diuji dengan game pada resolusi 1080p (game akan dijalankan pada IGP tentunya).

 

Spesifikasi Testbed

Berikut spesifikasi PC yang kami gunakan untuk pengujian:

  • Prosesor: AMD Ryzen 5 2400G
  • Motherboard: Gigabyte AB350N-Gaming WiFi
  • RAM: G.Skill FlareX DDR4-3200CL14 2x8GB – IC Samsung ‘B-die’
  • VGA: Integrated (Radeon RX Vega 11)
  • SSD: HyperX 3K 240GB
  • PSU: Corsair AX1500i
  • OS: Windows 10 64-bit, build 16299.214

 

Setting – Hardware

Untuk memastikan bahwa perbedaan performa yang terjadi pengujian ini hanya disebabkan oleh RAM, kami mencoba melakukan setting CPU dan IGP pada fixed clock dengan Ryzen Master Utility.

CPU kami set pada 3700Mhz, sedangkan IGP-nya kami overclock sedikit ke 1500Mhz.

*klik untuk memperbesar

Berikut ini kami juga men-setting:

  • UMA Frame Buffer Share: 2GB
  • DRAM Voltage : 1.35v
  • SOC Voltage: 1.15v

Serta Core Performance Boost dimatikan.

 

 

Setting – Game

Game uji yang kami jalankan adalah F1 2017 dengan Detail 1080p, MEDIUM Preset

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES