Extreme Overclocking DDR3 di ASUS Maximus VII Impact Z97

Reading time:
May 12, 2015

CPU dan RAM ‘dibekukan’

M7i_15

Pertama-tama, CPU dan RAM didinginkan dengan LN2 hingga suhu -100C untuk CPU, dan -155C untuk RAM, untuk memastikan bahwa memory controller dalam CPU tidak menjadi limitasi, dan juga supaya RAM DDR3 yang digunakan dapat diberi voltase ekstra.

 

Sekarang, kami menguji 2(dua) buah profile memory overclocking yang terdapat pada mobo, untuk mencapai bandwidth settinggi mungkin pada benchmark Maxxmem Read Bandwidth(memory-Read).

Test 1 – Load 2x2GB LN2 PSC 1.85V 2600

Ram_profile

Profil ini kerap digunakan pengguna IC PSC, untuk mendapat timing sangat ketat dengan frekuensi fantastis. Kami menggunakan profile ini sebagai base untuk booting, dan lalu mengaplikasikan setting kami sendiri untuk mencapai performa tertinggi.

DDR3-2860, 6-10-6-21 1T

Umumnya, Anda tidak akan pernah melihat memori DDR3 berjalan pada kecepatan di atas DDR3-2800 dengan CAS Latency 6. Yep, that’s right. DDR3-2800 CAS Latency 6. Kebanyakan kit DDR3-2800 di luar sana, akan beroperasi dengan CAS Latency 11 atau 12. Tapi pada percobaan OC memori secara ekstrim pada Maximus VII Impact, profil LN2 untuk chip PSC yang diberikan memberi ruang untuk menjalankan memori pada frekuensi dan timing yang ‘ajaib’.

Berikut ini setting yang kami gunakan untuk booting pada DDR3-2860 Timing 6-10-6-21 1T.

*klik untuk memperbesar*

Maximus7Impact_01 Maximus7Impact_01a Maximus7Impact_02 Maximus7Impact_03 Maximus7Impact_04 Maximus7Impact_05 Maximus7Impact_07a Maximus7Impact_08 Maximus7Impact_09_2

 

 

Benchmark – DDR3-2860 CAS Latency 6

M7i_16

Hasil benchmark Maxxmem pada 1429Mhz(DDR3-2860), timing 6-11-6-28 1T, mendapat Maxxmem Read sebesar 24593 MB/s.

28c6_afterRTL5final
*klik untuk memperbesar*

 

Lalu, dengan sedikit fine tuning frekuensi, kami mencoba untuk booting di kecepatan RAM 1474Mhz(DDR3-2948), 6-10-6-21 1T. Percobaan ini sedikit meningkatkan hasil Maxxmem Read Bandwidth kami ke 24768 MB/s.

29c6_final
*klik untuk memperbesar*

Pencapaian melewati kecepatan DDR3-2933 namun masih menggunakan CAS Latency 6 ini adalah yang pertamakalinya terjadi di lab JagatOC. Profil memori yang disiapkan untuk keadaan OC Ekstrim benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya, dan memberikan skor yang ekstrim juga.

 

SuperPi 32M @ DDR3-2860, 6-10-6-21 1T

Dengan kecepatan DDR3-2860 CAS latency 6, sistem kami masih sanggup melewati uji SuperPI 32M yang cukup mengunakan memori secara intensif:

pi32m_28c6_Finals
*klik untuk memperbesar*

 

Test 2: Load 2x4GB LN2 Hynix 2.0V 2800

Ram_profile2s

Profil kedua yang kami uji adalah LN2 Hynix 2.0V 2800, biasanya digunakan untuk pengguna IC hynix CFR untuk mencapai kecepatan tinggi, namun dengan timing yang masih ketat.

DDR3-3000, 9-12-12-21 1T

Umumnya, pada saat menyentuh kecepatan di atas DDR3-2933Mhz, chip Hynix akan sulit beroperasi dengan CAS Latency 10 ke bawah. Mari kita lihat apakah profil dari ASUS Maximus VII Impact akan memberi hasil yang berbeda. Berikut ini setting yang kami gunakan untuk booting pada DDR3-3000 Timing 9-12-12-21 1T

*klik untuk memperbesar*

Maximus7Impact_hynix01 Maximus7Impact_hynix02 Maximus7Impact_hynix03 Maximus7Impact_hynix04 Maximus7Impact_hynix05 Maximus7Impact_hynix06 Maximus7Impact_hynix07 Maximus7Impact_hynix08

 

Benchmark – DDR3-3000 CAS Latency 9

M7i_17
Satu jam berjalan sejak test sebelumnya dilakukan, pembentukan es di sistem semakin tidak terkendali dan baik CPU dan motherboard sudah benar-benar ‘beku’

Berkat profil LN2 Hynix 2.0V 2800 yang sudah sedikit di-tweak, pencapaian DDR3-3000 dengan CAS Latency 9 bisa dicapai. Sayangnya, dibanding dengan DDR3-2800++ CAS Latency 6, skor yang dihasilkan pada konfigurasi ini tidak terlalu tinggi, hanya mencapai Maxxmem Read Bandwidth sebesar 23538 MB/s.

3000c9hynix_final

*klik untuk memperbesar*

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

BIOS & Overclocking Video: BIOS Hands-on Berikut ini kami memberikan…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…