AMD Radeon R9 Fury X Overclocking Test

Reading time:
June 24, 2015

Software / Tool

Anda juga akan membutuhkan beberapa software yang akan membantu proses overclocking. Berikut ini daftar software/tool tambahan yang kami gunakan:

  • GPU-Z 0.8.3
  • MSI Afterburner 4.1.1 & AMD Overdrive
  • Benchmark/Stability Test: 3DMark Fire Strike / Unigine Heaven 4.0
  • Game Test: Battlefield 4 & Watch_Dogs

GPU-Z akan berguna untuk melihat clock GPU anda, lalu semua tindakan overclocking akan kita lakukan lewat MSI Afterburner v4.1.1 & AMD Catayst Overdrive. Untuk melakukan benchmarking dan tes suhu dan tes kestabilan ringan, kami akan menggunakan software 3DMark Fire Strike, Unigine Heaven 4.0, dan pengujian performanya menggunakan game Watch_Dogs & Battlefield 4.

Meri lihat dua tool yang bisa kita gunakan untuk melakukan overclocking pada Radeon R9 Fury X:

MSI Afterburner 4.1.1

FuryX_Afterburner

MSI Afterburner adalah tool overclocking GPU yang bisa digunakan hampir semua vendor GPU di luar sana, dan bisa diunduh secara gratis. Semua praktik overclocking yang kami lakukan umumnya dilakukan menggunakan tool MSI Afterburner.

Nah, mari melihat apa saja yang bisa anda ubah di Afterburner:

  1. Core Voltage(mV): Saat pengujian berlangsung, GPU Voltage di Radeon R9 Fury X belum dapat diganti (kami akan membahas hal ini secara terpisah nanti).
  2. Power Limit: Saat power sensor di GPU anda mendeteksi bahwa GPU mendekati batas power maksimalnya, maka ia akan mulai menurunkan clock GPU untuk menyesuaikan tingkat power si VGA. Pada VGA AMD, nilai ini bisa anda tingkatkan untuk mencegah GPU menurunkan clock-nya. Nilai yang ada adalah 0(default) hingga +50%
  3. Core Clock & Memory Clock: Tempat anda mengubah clock GPU dan Video RAM. Pada VGA AMD yang kami uji, nilai ini merupakan nilai clockspeed saat GPU dan memory di-load, sedangkan pada keadaan idle, umumnya VGA masih bisa menurunkan clocknya untuk menjaga mode power-saving.
  4. Fan Speed: Tempat anda mengubah setting fan.

 

AMD Overdrive

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Tool AMD OverDrive (a.k.a Catalyst Overdrive) merupakan tool overclocking terintegrasi yang ada di dalam Catalyst Control Center (semacam’ control panel’ driver kartu grafis AMD) dan software ini menyediakan opsi untuk meningkatkan performa GPU dengan cara overclocking. Tentu saja, karena terintegrasi pada Driver, tool Graphics OverDrive ini hanya bisa digunakan oleh pengguna GPU AMD.

Saat Anda mengaktifkan AMD Overdrive, ada beberapa variabel yang bisa Anda ubah pada Radeon R9 Fury X:

  • Power Limit (%): Saat power sensor di GPU anda mendeteksi bahwa GPU mendekati batas power maksimalnya, maka ia akan mulai menurunkan clock GPU untuk menyesuaikan tingkat power si VGA. Pada VGA AMD, nilai ini bisa anda tingkatkan untuk mencegah GPU menurunkan clock-nya. Nilai yang ada adalah 0(default) hingga +50%.
  • GPU Clock Settings: Clock GPU AMD Radeon R9 Fury Anda. Perlu diperhatikan bahwa nilai yang ada di sini adalah penambahan berapa persen(%) dari clock GPU default Anda (1050Mhz)
  • Target GPU Temperature: Anda bisa mensetting target temperature Radeon R9 Fury Anda di sini. Driver Catalyst akan menyesuaikan fan RPM dan clock GPU untuk mencapai target temperature tersebut. Untuk performa maksimal, geser saja nilai ini ke nilai maksimumnya (pada driver kami, nilai ini sudah diset ke nilai maksimal by default).
  • Maximum Fan Speed: Nilai maksimum kecepatan fan Anda. Berbeda dengan MSI Afterburner yang men-setting fan secara manual, setting pada catalyst overdrive ini tidak lantas membuat kecepatan Anda menjadi sesuai dengan nilai maksimalnya, karena nilai ini baru diaktifkan saat GPU mencapai batas suhu yang Anda tentukan di bagian ‘Target GPU Temperature’

 

HBM: Locked Clock untuk Saat Ini

FuryX_Spec_HBM

Salah satu informasi yang mengejutkan kami(dan mungkin Anda juga), adalah saat ini clock HBM pada AMD Radeon R9 Fury X tidak bisa diakses dengan tool Overclocking yang kami gunakan! Kami sempat berdiskusi dengan beberapa rekan overclocker kami dari luar negeri, dan mereka menemukan hal yang sama. Belum jelas apakah nanti bisa ada metode untuk mengubah clock HBM ini, misalnya dengan BIOS Flash atau metode lainnya. Kami masih berdiskusi dengan AMD seputar hal ini.

Namun, mengingat R9 Fury X sudah memiliki theoritical bandwidth yang luar biasa besar di 512GB/s, kami memperkirakan seandainya pun clock HBM di AMD Radeon R9 Fury X bisa diganti, peningkatan performanya tidak akan terlalu besar karena si GPU sudah memiliki bandwidth yang lebih dari cukup untuk berkomunikasi dengan memori-nya.

 

GPU Clock Overclocking

Kami bisa melakukan GPU Overclockingpada Radeon R9 Fury dengan mengubah ‘Core Clock’ pada MSI Afterburner atau ‘GPU Clock Settings’ pada AMD OverDrive, berikut contoh penggunaan untuk melakukan overclocking GPU ke 1150Mhz.

*klik untuk memperbesar*

MSI Afterburner

FuryX_OC_Afterburner_1150

 

 

AMD Overdrive

FuryX_OC_10

 

 

Langkah-langkah overclocking

Langkah-langkah untuk overclock AMD Radeon R9 Fury X kami adalah sebagai berikut:

  • Naikkan clock GPU dengan interval sebesar 25 Mhz
  • Jalankan benchmark atau game yang cukup, ulangi sampai hang/freeze. Setiap crash, turunkan interval ke GPU 50Mhz, 25Mhz, dan seterusnya sampai anda mendapat clock maksimal.

Tips: Anda bisa menjalankan software Unigine Heaven Benchmark 4.0, dan software ini akan cukup ‘menyiksa’ GPU Anda, sehingga bisa digunakan untuk indikasi kestabilan hasil overclock.

Tags:

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…