10 Mitos Salah Seputar Overclocking (2015)

Reading time:
July 15, 2015

Mitos 6: OC Tidak Bisa Dikembalikan Ke Keadaan Normal

ROG IMPACT 22s
Maximus VI Impact, punya tombol Clear CMOS di belakang I/O Panel

Pernah mendengar istilah ‘Clear CMOS‘? Secara singkat, Clear CMOS merupakan sebuah proses untuk mengembalikan semua setting dalam motherboard ke keadaan ‘factory reset’. Jika ada setting yang gagal dimuat sehingga mengakibatkan gagal booting, umumnya Anda hanya perlu melakukan ‘Clear CMOS’ ini untuk mengembalikan semua setting ke semula.

Umumnya, Clear CMOS bisa dilakukan dengan mengubah setting jumper tertentu, walau sekarang sudah banyak motherboard memberikan opsi Clear CMOS berupa tombol di bagian belakang motherboard. Jika Anda tidak mengalami keadaan hingga gagal booting, sebuah setting pada BIOS yang bernama ‘Load Optimized Default’ sudah cukup untuk mengembalikan semua setting seperti keadaan awal.

 

Mitos 7: OC Butuh Hardware Mahal

DSC01010

Jangan salah, walaupun kami senang bermain dengan hardware high-end khusus overclocking, namun ada juga overclocking yang bisa dilakukan dengan hardware murah. Selama platform yang Anda pilih mendukung overclocking, umumnya Anda bisa mendapatkan kecepatan ekstra meski hardwarenya kelas low-end, misalnya saja A8-7650K dan A68 Chipset yang kami uji singkat di sini. Ada juga prosesor Intel dual-core murah, Pentium G3258, yang bisa dipadu dengan Mobo chipset H81 untuk mengejar ekstra performa.

H81ME33 DSC00075

Jadi, walau overclocking kadang terbantu dengan barang high-end, namun overclocking pada hardware murah pun bisa dilakukan selama platformnya mendukung overclocking.

 

 

Mitos 8: Overclockability Semua Hardware Sama

DSC01076s

Salah total. Meski hardware yang digunakan sama persis modelnya, akan sulit untuk mencari dua buah prosesor yang memiliki kemampuan OC sama persis hingga Mhz terakhir. Ini membuat bahwa hardware yang Anda miliki setting-nya bisa saja berbeda dengan hardware yang orang lain miliki, walau modelnya sama.

Beberapa waktu lalu kami menguji 15 Prosesor Pentium G3258 dengan batch sama persis, dan mendapat hasil yang cukup bervariasi. Prosesor terbaik kami mampu berjalan pada 4.6Ghz 1.25V, sedangkan prosesor terburuknya berjalan pada 4.4Ghz di 1.3V. Jadi, jika Anda sedang membaca panduan overclocking, selalu ingat bahwa setting mereka belum tentu bisa diterapkan di hardware Anda.

Oh ya, satu lagi: yang bisa mencari batas overclockability hardware Anda adalah Anda sendiri. Tidak akan ada gunanya Anda bertanya kepada teman Anda seperti ini: “Saya memiliki Prosesor X, bisa di-overclock sampai berapa ya?”. Kami yakin, rekan-rekan Anda sekalian belum jadi ‘cenayang’ yang bisa mencari tahu batas overclockability tanpa melakukan testing :p

Tags:

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

VRM Temperature Test 1: Core i5-8600K @ 5.3Ghz 1.4v (Load with…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…