Review + OC Test: HyperX Fury DDR4-2666 32GB Kit – HX426C15FBK4/32

Reading time:
September 26, 2015

Setting

Kami mematikan semua fitur power saving pada CPU dan juga OS untuk menjaga hasil kami agar tetap konstan. Prosesor Core i7-5960X ditetapkan pada speed 3500Mhz, dan Ring Frequency ke 3000Mhz, sehingga hasil kami tidak terlalu berbeda jauh dengan hasil user biasa yang menjalankan sistemnya pada keadaan default. Sebagian besar voltage yang kami gunakan pada pengujian adalah voltage AUTO atau default.

Untuk voltase memori, jika ada XMP, kami menggunakan VDimm dari XMP, jika tidak ada maka kami akan menggunakan voltage yang tertera pada spesifikasi produk.
Pada akhirnya, kami juga menyertakan performa RAM DDR4-2133 CL 15-15-15-36 2T 4 x4GB (single rank) Quad Channel sebagai baseline performance di platform X99 untuk perbandingan, karena sebagian user akan menggunakan konfigurasi tersebut pada keadaan default.

Berikut ini setting kami seperti yang dibaca CPU-Z:

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

 

Performance Test

AIDA64

AIDA64
Aplikasi AIDA64 (dahulu bernama Everest) sangat popular di kalangan tester/reviewer untuk menguji performa memori mereka, ini disebabkan karena aplikasi tersebut memang sangat dipengaruhi performa subsistem memori, antara lain frekuensi kerja memori, frekuensi memory controller pada sistem, dan juga latency dari memori yang digunakan.

KHX_FURY26C15_AIDARead KHX_FURY26C15_AIDALatency

 

 

3DMark 11 Physics

3DMark11Physics
3DMark11 merupakan sebuah 3D Benchmark berbasiskan API DirectX 11. Ada beberapa skor yang diberikan oleh benchmark ini, mulai dari Graphics Score, Physics Score dan Combined Score. 3DMark 11 Physics Score merupakan hasil dari pengukuran 3Dmark11 akan kecepatan CPU dan RAM dalam memproses simulasi perhitungan physics dengan Bullet Open Source Physics Library. Bandwidth memori yang tinggi akan membantu pencapaian skor lebih besar. Pengujian ini hampir tidak dipengaruhi oleh GPU.

KHX_FURY26C15_3d11Physics

 

 

7-Zip 9.20 x64

screen000

7-Zip 9.20 x64 adalah aplikasi yang biasa digunakan untuk melakukan kompresi file. Disini kami melakukan kompresi file campuran (JPG, MP3, video HD, dan lain sebagainya) sebesar 766MB, dan mencatat seberapa cepat sistem kami dalam melakukan kompresi tersebut. File dikompress ke format .7z, compression level Ultra, compression method LZMA2, dictionary size 64MB, word size 64, solid block size 4GB, dan menggunakan semua thread yang bisa dimanfaatkan CPU (misal: Core i7-5820K bisa menjalankan kompresi menggunakan 12 thread yang tersedia). Memori yang kencang akan membantu proses kompresi file menjadi lebih cepat.

KHX_FURY26C15_7zip

 

Adobe Media Encoder CC

MediaEncoderCC
Pada pengujian ini, kami memanfaatkan Adobe Media Encoder CC untuk melakukan export video dari sebuah sequence berisikan Video 4K, lalu mengubahnya ke format 720p Android 29.97 FPS. Selain kecepatan CPU, memori dengan performa tinggi akan mengakselerasi pekerjaan ini.

KHX_FURY26C15_AdobeCC

.

Hyper Fury DDR4-2666 memberikan ekstra performa sekitar 4-8% dari DDR4-2133Mhz. Nah, apakah RAM ini bisa dipaksa untuk berjalan lebih tinggi lagi? Mari simak pengujian overclocking singkat di halaman berikutnya!

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…