Overclocking Dengan Stock Cooling: Aman?

Reading time:
January 22, 2016

Tips: Monitor dan Analisa Suhu Prosesornya saat Default!

Ada banyak faktor yang menentukan suhu prosesor saat beroperasi, mulai dari TDP Prosesor tersebut, jenis pendinginnya, suhu ruangan, dan tentu saja aplikasi yang sedang dijalankan prosesor tersebut.

Khusus Prosesor AMD: Pengukuran Suhunya Berbeda

APU TCTL

Untuk Prosesor AMD, sensor suhunya menggunakan metoda yang sedikit berbeda dalam pembacaan suhu dan seringkali salah dibaca oleh software deteksi. Baca artikel lengkap kami tentang mengukur suhu prosesor AMD dengan benar di sini.

 

Salah satu cara paling efektif untuk menguji apakah prosesor Anda masih bisa di-overclock dengan stock HSF adalah mengukur suhunya saat menjalankan berbagai aplikasi yang memberi beban ke CPU, baik itu aplikasi gaming, atau aplikasi stress-test(Prime95, LinX, OCCT, Intel XTU Benchmark, dan lain sebagainya).

Perlu diketahui, software stress-test akan memberi load cukup tinggi kepada CPU, sehingga membuat CPU tersebut beroperasi pada tingkat suhu jauh diatas suhu operasi normal saat menjalankan aplikasi biasa(gaming, editing, dsb), sehingga ada beberapa pengguna yang menganggap uji suhu dengan stress-test ini ‘tidak akurat’.

 

Berapa Suhu Aman?

Walaupun rentang suhu ‘aman’ untuk operasi harian masih jadi perdebatan panjang antar PC Enthusiast, kami menyarankan nilai berikut ini sebagai nilai maksimum saat beroperasi:

  • Prosesor Intel (Core series): 70-75 C, dibaca dengan Core Temp/XTU Sensor
  • Prosesor AMD (FX/APU sejak 2011 ke atas): Thermal Margin limit 10 C, dibaca dengan AMD OverDrive Thermal Margin

Jika prosesor Anda sudah menyentuh nilai tersebut dengan stock cooling, kami TIDAK bisa menyarankan Anda untuk melakukan overclocking dengan stock HSF, karena Anda jelas membutuhkan pendingin yang lebih mumpuni.

HaswellTemp
Core i5-4670K ‘Haswell’, sudah memiliki suhu 72C (peak pada 76C) dengan stock cooling pada keadaan DEFAULT- sulit untuk dioptimalkan lebih lanjut tanpa cooling lebih baik
Temperature Test
Pentium G3258, masih memberikan suhu yang masuk akal dengan Stock HSF ketika di-Overclock

 

Sejauh ini, prosesor dengan jumlah core lebih sedikit, seperti dual-core dari Intel, dan juga beberapa APU kelas A8 atau A10 dari AMD, masih menyisakan sedikit ruang untuk overclocking dengan stock cooling-nya.

Tips: Hati-hati dengan Voltage

140512234003s

Salah satu hal yang akan cepat sekali membuat suhu naik tidak terkontrol saat melakukan overclocking dengan Stock HSF adalah setting voltage CPU. Bagi Anda yang masih menggunakan stock HSF, kami sangat menyarankan untuk TIDAK mengubah setting voltase ini kecuali suhu-nya masih masuk batas normal. (sebagai perkiraan kasar beberapa prosesor seperti G3258 dual-core masih bisa ditingkatkan voltasenya sekitar 100 mV-an, sedangkan AMD APU A8-6600K Quad-core masih bisa ditingkatkan sekitar 50mV)

 

Aman atau Tidak?

IMG 9320s

Secara umum, overclocking dengan stock HSF akan AMAN digunakan untuk overclocking jika:

  • Suhu-nya dimonitor dan dijaga saat overclocking
  • Voltage tidak dinaikkan, atau dinaikkan tapi minimal

Berikut ini ada beberapa contoh artikel overclocking kami yang dibuat dengan stock cooling, Anda bisa melihat berbagai setting yang kami terapkan di sana sebagai referensi Anda:

Overclock Pentium G3258 dengan Stock HSF: Ekstra 1Ghz Gratis

Overclocking APU AMD A8-6600K dengan Stock HSF – Part 1: CPU OC

Overclocking AMD APU A10-7870K ‘Godavari’ : OC IGP dengan Stock HSF

Tentu saja, jika overclocking yang Anda dapatkan dengan stock cooling dirasa terbatas, Anda bisa membeli Heatsink yang memiliki kemampuan pendingin lebih baik. Sampai Jumpa di artikel overclocking selanjutnya!

 

 

Tags:

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…