Analisis Boost Clock NVIDIA GeForce GTX 1060: Founders Edition, Zotac AMP! Edition, dan MSI Gaming X

Reading time:
August 4, 2016
GTX1060_04

VGA NVIDIA yang terbaru untuk kelas menengah, GeForce GTX 1060, belum lama ini dirilis. Selain memiliki performa yang cukup mengesankan dibanding generasi sebelumnya, GeForce GTX 1060 masih memiliki potensi yang bisa digali. Pada uji OC singkat yang kami lakukan di artikel ini, sebuah GTX 1060 Founders Edition bisa ‘dipaksa’ berlari pada kecepatan GPU 2 Ghz atau lebih.

Namun yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana mekanisme GPU Boost pada GTX 1060 membuat clockspeed GPU ini sangat bervariasi bergantung pada keadaan konsumsi daya dan juga suhu GPU-nya. Kondisi ini sudah pernah terjadi pada GPU generasi sebelumnya, namun variasi clock-nya tidak sebanyak GTX 1060.

GTX1060_Mhz_DEF

Anda bisa melihat di tabel di atas, kecepatan GTX 1060 sangat bergantung pada kondisi power dan juga thermal dari VGA-nya. Ini membuat kami dari JagatOC ingin melakukan investigasi lebih jauh untuk melihat sejauh mana kondisi power dan thermal tersebut mempengaruhi clockspeed GTX 1060. Kami menggunakan 3 buah VGA yang berbeda dalam eksperimen ini: GeForce GTX 1060 Founders Edition, Zotac GTX 1060 AMP! Edition, dan MSI GTX 1060 Gaming X.

Mengenal Base Clock, Boost Clock, dan Max. Boost Clock

 

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

Seperti yang terjadi pada beberapa generasi semenjak arsitektur Kepler rilis, GPU NVIDIA memiliki konfigurasi clock GPU yang dinamis untuk menyesuaikan dengan load dan temperatur (yang dinamai GeForce Boost Technology).Dengan ini, jika sensor pada GPU mendeteksi bahwa aplikasi yang digunakan tidak memberikan load yang berat, dan masih ada power headroom dan thermal headroom, maka si GPU akan secara otomatis meningkatkan clocknya.

Sayangnya, dengan adanya teknologi ini, nilai clock dari GPU akan memiliki beberapa ‘state’, yakni:

  • Base Clock
  • Boost Clock
  • Max. Boost Clock

Pada screenshot GPU-Z di atas, angka ‘1507Mhz’ GPU Clock merupakan Base Clock, sedangkan ‘1709 Mhz’ adalah Boost clock.

Secara teori, nilai Base Clock menurut NVIDIA adalah nilai ‘worst case’ dimana GPU digunakan semaksimal mungkin dan tidak ada thermal ataupun power headroom untuk mengaktifkan fitur Boost clock. Sedangkan Boost Clock adalah clock minimum saat teknologi Boost masih bisa aktif (yang berarti masih ada power & thermal headroom), lalu Max. Boost Clock adalah clock Maksimum yang diijinkan si GPU saat boost aktif.

Dalam praktiknya, untuk aplikasi gaming yang umum, kami jarang sekali melihat clock GPU GTX 1060 kami turun hingga ke level Base Clock Boost Clock, ataupun Base Clock. Jika anda memerhatikan screenshot GPU-Z di atas dengan seksama, anda akan melihat angka ‘1911Mhz‘ pada GPU Core Clock, dan inilah clock GPU maksimum yang akan dijumpai saat menjalankan sebagian besar game 3D.

Ada cara mudah melihat Max. Boost Clock dari GPU anda: Buka GPU-Z, lalu klik tanda tanya ‘?’ yang ada di bagian tengah kanan(ada di gambar), lalu jalankan ‘Render Test’ untuk me-load GPU. Saat render test ini aktif barulah anda bisa melihat boost clock maksimal dari VGA anda.

Pastikan anda mengenali Base, Boost, dan Max. Boost clock dari VGA anda sebelum memulai proses overclocking!

 

Testbed

GTX1060_Overclock

Berikut ini spesifikasi dari sistem testbed yang kami gunakan untuk menguji GeForce GTX 1060:

  • Prosesor: Intel Core i7-6700K ‘Skylake’
  • Motherboard: ASUS Maximus VIII Impact
  • RAM: HyperX Fury DDR4-2666 2x4GB
  • VGA 1: GeForce GTX 1060 Founders Edition(FE)
  • VGA 2: Zotac GeForce GTX 1060 AMP!
  • VGA 3: MSI GeForce GTX 1060 Gaming X
  • SSD: HyperX Fury 120GB
  • PSU: CoolerMaster V850
  • OS: Windows 10 64-bit

Metoda Pengujian

FSStressTest

Pengujian kami sangat sederhana, yakni menjalankan beberapa macam GPU GTX 1060 (kami menguji 3 tipe kali ini), dengan 3DMark Fire Strike Stress Test, lalu mencatat clockspeed-nya menggunakan GPU-Z logging.

Secara spesifik, kami ingin melihat sejauh mana perubahan terhadap suhu dan juga Power & Thermal Limit pada utility seperti MSI Afterburner bisa mempengaruhi kondisi clock pada VGA card. VGA akan dijalankan pada keadaan:

  1. Fan dan Power & Thermal Limit AUTO
  2. Fan 100%, Power & Thermal Limit AUTO
  3. Fan 100%, Power & Thermal Limit MAX

Disini kami tidak mencatat perbedaan pada benchmark game, karena variasi clockspeed ini baru muncul setelah pengujian sudah berjalan setidaknya 5-10 menit. Namun, tentunya rata-rata clockspeed yang lebih tinggi menandakan performa lebih baik.

 

Baik, mari mulai!

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…