Overclocking & Binning: 10 Prosesor AMD Ryzen 7 1700

Reading time:
March 7, 2017

Hasil Binning

Ryzen7_1700_OC_04

CPU Ryzen 7 1700 yang kami uji akan menjalankan uji Cinebench R15 multi-core selama 3x berturut-turut, pada voltage tertentu. Pembebanan ini cukup singkat, namun cukup untuk mengetahui kemampuan CPU tertentu.

Lalu, kami akan mencatat di frekuensi berapa tiap-tiap CPU bisa menjalankan uji tersebut. Kami sendiri menguji dari range 1.25V hingga 1.4V karena sejauh ini, nilai tersebut yang dianggap cukup aman untuk digunakan. Sebagai uji tambahan, kami juga mencatat VCore terendah yang dibutuhkan tiap-tiap CPU untuk menjalankan Cinebench R15 di frekuensi 3800Mhz.

Catatan: Karena ada loadline calibration, maka VCore real yang diterima sistem berpotensi untuk sedikit meningkat dari nilai yang diset (Misal: Setting 1.25v akan menghasilkan actual VCore 1.264v)

 

Berikut hasilnya:

*klik untuk memperbesar*

BinResults
(merah: CPU yang di bawah rata-rata, biru: CPU terbaik)

Salah satu hal yang cukup menarik perhatian kami disini adalah:

  1. 10 CPU yang ada menunjukkan beda yang relatif kecil dari prosesor yang paling buruk ke paling baik (delta-nya sekitar 100-125Mhz)
  2. Pada Voltage 1.25V, semua CPU bisa stabil di setidaknya 3800Mhz-an, ini 600Mhz di atas kecepatan default.
  3. Dari Vcore 1.3V ke atas, peningkatan 50mV pada VCore memberi peningkatan Mhz CPU yang minimal, sekitar 25-50Mhz per 50mV.
  4. Dari 10 Sampel, hanya 4 yang bisa beroperasi di 4 Ghz pada 1.4v.

Mari kita lihat sebaran dari data yang ada:

Ryzen7_1700_VcorevsFrequency

Sesuai dengan yang kami katakan di atas, perbedaan antar CPU dari pengujian kami tidak terlampau jauh, masih dalam batas 100 Mhz-an dari CPU yang dibawah rata-rata dibanding CPU terbaik. Nampaknya, untuk VCore yang akan paling umum digunakan pengguna harian seperti 1.3 – 1.35V, mereka akan bisa mendapat kestabilan di clock 3.9Ghz-an.

 

Best CPU vs Average CPU

Berikutnya, kami melakukan analisis yang lebih dalam lagi untuk membandingkan CPU yang paling bagus, dan CPU yang sedikit di bawah rata-rata untuk melihat lebih dekat karakterisik CPU tersebut:

*klik untuk memperbesar*

Ryzen7_1700_BestVsAvgCPU

Saat kami ujikan dari Voltase rendah (1.05v) hingga voltase tinggi, terlihat bahwa kedua CPU yang berbeda ‘kualitas’-nya ini menunjukkan kesamaan, yakni:

  • Dari Vcore 1.05 – 1.15v, peningkatan frekuensi per 50mV adalah 100Mhz atau lebih
  • Dari VCore 1.2 – 1.4v, peningkatan frekuensi per 50MV kurang dari 100Mhz, bahkan bisa kurang dari 50Mhz

Ini menunjukkan bahwa proses fabrikasi 14nm LPP yang digunakan AMD sudah menemui limitasi-nya mulai di angka 3700-3800Mhz, meningkatkan frekuensi lebih tinggi lagi untuk range ini akan membutuhkan voltase besar, terutama di range 3.9Ghz ke atas.

 

Stability Test: Best vs Average

Kami lalu melakukan stability test singkat pada kedua CPU ini(best cpu & average cpu) untuk melihat sejauh mana mereka bisa dipakai untuk penggunaan harian/daily pada VCore 1.35V. Software yang kami ujikan adalah ROG Realbench stability test (30 Minutes, 8GB RAM).

Berikut hasilnya:

*klik untuk memperbesar*

 

Best CPU : 4000Mhz

Stability_Best_2

 

Average CPU: 3850Mhz

Stability_Worst_2

 

Bisa dilihat, pada 1.35V Vcore, CPU terbaik dari 10 unit yang kami terima bisa menjalankan uji stabilitas singkat pada 4 Ghz, sedangkan CPU yang di bawah rata-rata hanya bisa mencapai angka 3.85Ghz.

 

Bonus: Cinebench R15, Best CPU @ 1.45V – 4.075Mhz

Sebagai tambahan, kami mencoba meng-overclock CPU terbaik kami di sini di voltase 1.45V untuk menjalankan Cinebench. Tadinya kami berharap bisa menembus angka 4.1Ghz, namun ternyata CPU kami menemui limitasinya pada 4075Mhz.

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

 

Penutup

Ryzen7_1700_OC_01

Mengingat sample yang kami miliki hanya 10 unit, pengujian singkat yang kami lakukan di sini masih jauh dari sempurna untuk memetakan kemampuan dan variasi overclocking dari CPU AMD Ryzen 7-series, namun setidaknya kami sekarang bisa mendapat gambaran kasar dan bisa memperkirakan overclockability Ryzen 7 dengan lebih akurat.

1.4v_Average
Below average CPU – 3950 Mhz max utk Cinebench R15

 

1.4v_Best
Best CPU – ( 4.05 Ghz Lucky_n00b Edition :p )

Berdasarkan pengujian ini, Ryzen 7 1700 terbukti memiliki headroom overclocking yang cukup besar. Dari defaultnya sekitar 3.2Ghz, bahkan CPU yang di bawah rata-rata pun masih bisa menjalankan uji kestabilan pada 3.85Ghz. Ini berarti, Anda berpotensi mendapat ekstra 600-650Mhz dari Ryzen 7 1700 yang Anda miliki (kurang lebih 20% !).

Ryzen 7 1700 pun cukup ‘unik’ dimana ia diberikan target frekuensi dan voltase yang rendah pada keadaan default, untuk bisa beroperasi pada rating TDP 65 Watt (berbeda dengan kedua model lain-nya yang memiliki TDP 95 Watt). Anda pun bisa melihat bahwa dengan setting voltase yang sangat minimal seperti 1.1V atau 1.15V, Ryzen 7 1700 bisa beroperasi setidaknya pada angka 3600 Mhz-an, ini akan berguna bagi Anda yang melakukan overclocking dengan motherboard kelas menengah ke bawah, untuk tidak terlalu membebani regulator daya/VRM yang ada.

Setiap CPU Ryzen yang kami coba bisa menembus angka 3.9Ghz, namun voltase yang dibutuhkan untuk frekuensi ini akan bervariasi, rata-rata membutuhkan  1.3V hingga 1.35V. Seperti yang sudah kami utarakan sebelumnya, nampaknya mengoperasikan Ryzen di 3.8Ghz ke atas akan membutuhkan voltase besar. Kami sendiri menyarankan nilai 1.35V sebagai nilai maksimal untuk penggunaan sehari-hari.

Bagaimana dengan setting 4 Ghz ? Sayangnya, hanya 4 dari 10 unit CPU yang kami terima bisa beroperasi pada angka 4000Mhz atau lebih. Kejadian ini sedikit banyak-nya menggambarkan bagaimana Ryzen 7 1800X nampak mengalami binning yang cukup agresif oleh AMD, dimana AMD membukukan rating 4 Ghz pada Ryzen 7 1800X di max. Precision Boost 1-core , dengan rating XFR(extended frequency range) hingga 4.1 Ghz tergantung cooling.-nya.  Jadi akan agak wajar jika nantinya Ryzen 7 1800X tidak terlalu banyak memiliki headroom ekstra, karena sudah dijalankan mendekati limit desain 14nm LPP ini.

Masih banyak yang perlu diuji untuk overclocking Ryzen, namun setidaknya kali ini kami bisa mengatakan dengan yakin bahwa Ryzen 7 1700 sangat overclocker-friendly karena memiliki ruang gerak yang cukup lega dari keadaan default-nya. Sampai jumpa di pengujian berikutnya!

Catatan: Oh ya, kami juga ingin mengingatkan bahwa SEMUA Ryzen 7 1700 yang kami uji bisa boot dan menjalankan kecepatan DDR4-3200 ;)

Load Comments

Extreme OC

September 29, 2022 - 0

Demo Tuning Ryzen 7000 ‘Zen4’ + MSI X670E ACE di AMD Grand Launch Party Indonesia

Menyambut kehadiran prosesor terbaru AMD yakni Ryzen 7000-series Zen4 ‘Raphael’…
February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 30, 2022 - 0

G.Skill umumkan Trident Z5 Neo & Flare X5: Dukung AMD EXPO, Tersedia Hingga DDR5-6000CL30

G.Skill sebagai produsen RAM yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, hari…
August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…