Fitur Baru Radeon Wattman: Performance-Per-Watt Profile untuk RX VEGA

Reading time:
August 3, 2017

 

VEGA Specs
Spesifikasi RX VEGA – *klik untuk perbesar

Ketika spesifikasi GPU AMD Radeon RX VEGA diumumkan, ada satu hal yang membuat berbagai calon pengguna GPU ini khawatir, yakni konsumsi daya-nya. Meski kebanyakan pengguna GPU di kelas enthusiast seperti ini umumnya tidak sebegitunya peduli dengan rating konsumsi daya, rating konsumsi daya Radeon RX VEGA 64 bisa jadi terlihat menyeramkan, dengan rating total board power sebesar 295W untuk aircooled version, dan juga 345W untuk liquid-cooled version.

Tim software AMD cukup tanggap dengan kondisi ini, dan memberikan sebuah fitur bernama Radeon Wattman Performance/Watt Profile.

Wattman_Power_1

 

Dua Buah Profile: Performance atau Efisiensi Daya

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Radeon Wattman adalah sebuah control panel terintegrasi pada driver AMD yang berguna untuk melakukan berbagai tuning variabel performa yang ada di GPU AMD, disana kita bisa melakukan overclock, undervolt, dan lain sebagainya. Jika Anda pernah membaca artikel tuning efisiensi daya pada Radeon RX 480 yang pernah kami buat tahun 2016 lalu, Anda tentu memahami bahwa Radeon Wattman merupakan sebuah tool yang sangat powerful untuk mengubah karakteristik performa dari GPU AMD yang didukungnya.

Secara umum, overclocker dan para PC enthusiast akan menjalankan GPU mereka pada setting:

  1. Clockspeed tinggi dengan cara di-overclock, namun hal tersebut akan membuat GPU-nya relatif boros daya karena overclocking biasanya membutuhkan voltase ekstra(overvolt).
  2. Hemat daya dengan cara menurunkan voltase(undervolt), namun undervolting akan membuat GPU relatif kurang stabil pada clockspeed tinggi, sehingga biasanya clockspeed juga akan diturunkan pada setting hemat daya ini.

Pada driver AMD Crimson yang nantinya ditujukan untuk Radeon RX VEGA, AMD akan memberikan dua buah pre-set profile yakni:

  • Power Save Mode – Maksimalkan Efisiensi Daya
  • Turbo Mode – Maksimalkan Performance

Kedua mode ini akan diset secara otomatis oleh AMD untuk memberikan setting GPU yang praktis, hanya dengan satu klik pada masing-masing profile. Setting profile-nya sebagai berikut

Wattman_Power_3
*klik untuk memperbesar*

Baik Radeon RX VEGA 64 versi aircooled dan liquid-cooled akan memiliki dua buah BIOS:

  • BIOS Primary (setting default)
  • BIOS Secondary (Power Save BIOS)

Dan wattman performance per watt profile ini bisa digunakan untuk mengkonfigurasi setting Power Profile pada GPU tersebut(kemungkinan besar dengan konfigurasi power limit pada driver), dengan setting Power Save untuk menghemat daya, dan setting Turbo untuk mendapat performa ekstra.

Berasumsi konsumsi daya/power limit pada keadaan default (setting BIOS Primary, dan juga GPU Power Profile Default) ada di angka 100%, maka bergantung pada setting BIOS dan Wattman Profile yang digunakan, Anda bisa memilih setting hemat daya yang menggunakan 68% power limit (BIOS Secondary, Wattman Power Save Profile), sampai dengan setting performa tinggi yang menggunakan 115% power limit(BIOS Primary, Wattman Turbo Profile).

AMD sendiri mengklaim, bahwa setting performance/watt profile pada Wattman ini akan mengijinkan performance-per-watt lebih tinggi pada beberapa game, seperti yang bisa dilihat di bawah ini:

Wattman_Power_4
*klik untuk memperbesar*

 

Sejauh ini, Wattman dengan performance/watt profile ini hanya akan men-support RX VEGA, dan belum ada kepastian apakah fitur ini akan diaplikasikan ke seri RX lainnya. Cukup menarik untuk melihat bagaimana AMD memberikan solusi mudah untuk mengontrol karakteristik konsumsi daya pada RX VEGA ini, kalau dulu pengguna-nya harus belajar melakukan fine-tuning manual, sekarang AMD memberikan profil yang dengan mudah bisa digunakan para end-user awam.

 

Tags:

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…
September 17, 2020 - 0

Hands-on & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G

Segera setelah NVIDIA secara resmi mengumumkan kehadiran GeForce RTX 3080…
August 8, 2020 - 0

Eksperimen : ASRock A300 Deskmini + AMD RYZEN 3 PRO 4350G ‘Renoir’

AMD APU 7nm terbaru yakni ‘Renoir‘ menunjukkan performa dan kemampuan…