Bench log: Eksplorasi Ulang Tuning Memori DDR4 – Hynix AFR 4Gbit (di Maximus IX APEX Z270)

Reading time:
January 25, 2019

Hasil Pengujian

Skenario 1: XMP Profile DDR4-3466 CL16

Seluruh hasil pengujian pada skenario pertama ini akan dijadikan nilai acuan kenaikan performa setelah melakukan proses tuning.

*klik untuk memperbesar

Geekbench3 Single Core Score: 5520 
Geekbench3 Multi Core Score: 11653 
Geekbench3 Multi Core Memory Score: 6339

screen018
*klik untuk memperbesar

 

Geekbench4 Single Core Score: 6496
Geekbench4 Multi Core Score: 12642
Geekbench4 Multi Core Memory Bandwidth: 6887 (36.8GB/sec)

screen019
*klik untuk memperbesar
screen021
*klik untuk memperbesar

 

Hasil benchmarking memori HyperX Predator 3466 ini menunjukan angka yang cukup impressive, Geekbench3 Multi Core Memory Score 6339. Nilai yang cukup tinggi untuk penggunaan harian.

 

Skenario 2: Preset Hynix AFR S-Side 3600 1.85v

Berikut ini adalah hasil pengujian dari preset memori Hynix AFR yang tersedia pada BIOS ROG Maximus IX Apex:

Geekbench3 Single Core Score: 5506
Geekbench3 Multi Core Score: 11697 
Geekbench3 Multi Core Memory Score: 6371

screen018 1
*klik untuk memperbesar

 

Geekbench4 Single Core Score: 6565
Geekbench4 Multi Core Score: 12786
Geekbench4 Multi Core Memory Bandwidth: 6525 (34.8GB/sec)

screen019 1
*klik untuk memperbesar
screen021 1
*klik untuk memperbesar

 

Profile 2x4GB Hynix AFR S-Side 3600 1.85v ini akan digunakan sebagai base setting untuk mencari main timing dan subtiming dan frekuensi optimal dari memori ini.
Jika melihat hasil performa dari preset memori ini. Anda akan melihat bahwa terdapat hasil benchmark yang turun. Jika diperhatikan pada bagian tertiary timing memiliki value yang sangat longgar / loose.

Skenario 3: Manual Main Timing Tuning Dari Preset Hynix AFR S-Side 3600 1.85v

Percobaan 1: DDR4-3733 C12-17-17 

Geekbench3 Single Core Score: 5551
Geekbench3 Multi Core Score: 11716 
Geekbench3 Multi Core Memory Score: 6616

screen018 2
*klik untuk memperbesar

Geekbench4 Single Core Score: 6615
Geekbench4 Multi Core Score: 12861
Geekbench4 Multi Core Memory Bandwidth: 6681 (35.7GB/sec)

screen019 2
*klik untuk memperbesar

screen021 2
*klik untuk memperbesar

 

 

Percobaan 2: DDR4-3466 C11-16-16

Geekbench3 Single Core Score: 5651
Geekbench3 Multi Core Score: 11841 
Geekbench3 Multi Core Memory Score: 6949

screen018 3
*klik untuk memperbesar

 

Geekbench4 Single Core Score: 6683
Geekbench4 Multi Core Score: 13003
Geekbench4 Multi Core Memory Bandwidth: 7468 (39.9GB/sec)

screen019 3
*klik untuk memperbesar
screen021 3
*klik untuk memperbesar

 

 

Melihat hasil pengujian dari percobaan DDR4-3733 C12-17-17 dibandingkan dengan DDR4-3466 CL11-16-16 memiliki perbedaan yang sangat signifikan. DDR4-3466 C11-16-16 disini memiliki subtiming yang jauh lebih baik daripada DDR4-3733 C12-17-17

Subtiming 3733C12 vs 3466C11
*klik untuk memperbesar

Terlihat jelas bahwa value timing tRDWR jelas terlihat berbeda jauh. Dan dampak dari value timing ini sangat signifikan kepada performance dibenchmark Geekbench3. Sehingga value subtiming dari setting DDR4-3466 C11-16-16 ini akan kami gunakan untuk melakukan tuning full manual.

 

Skenario 4: Full Manual Tuning 

DDR4-3866 C13-18-18

Geekbench3 Single Core Score: 5723
Geekbench3 Multi Core Score: 11969 
Geekbench3 Multi Core Memory Score: 7454

screen018 5
*klik untuk memperbesar

 

Geekbench4 Single Core Score: 6773
Geekbench4 Multi Core Score: 13127
Geekbench4 Multi Core Memory Bandwidth: 8181 (43.7GB/sec)

screen019 7
*klik untuk memperbesar
screen021 7
*klik untuk memperbesar

 

 

DDR4-4000 C13-18-18

Geekbench3 Single Core Score: 5764
Geekbench3 Multi Core Score: 12080 
Geekbench3 Multi Core Memory Score: 7714

screen018 6
*klik untuk memperbesar

 

Geekbench4 Single Core Score: 6783
Geekbench4 Multi Core Score: 13175
Geekbench4 Multi Core Memory Bandwidth: 8460 (45.2GB/sec)

screen019 6
*klik untuk memperbesar
screen021 6
*klik untuk memperbesar

 

Setelah mengaplikasikan seluruh subtiming yang didapatkan dari auto rule setting DDR4-3466 C11-16-16, terlihat dengan sangat jelas bahwa performa memori HyperX Predator ini meningkat sangat signifikan. Seluruh performa dari benchmark yang digunakan mengalami peningkatan tanpa terkecuali.

Setelah melihat bahwa memori ini dapat berjalan pada kecepatan DDR4-4000 C13-18-18 dengan voltage 1.85v. Kami juga berusaha mencoba mencari voltage terendah untuk memori ini dapat menjalankan Geekbench3. Untuk mencari voltage terendah ini kami menggunakan cara mencoba memori ini per keping. Dan inilah hasil yang kami dapatkan dari ke-4 keping memori kami:

IMAG2349 1Pada gambar stick #1 membutuhkan 1.72v, stick #2 1.67v, stick #3 1.7v, dan stick #4 1.67v. Hasil yang cukup mengejutkan untuk melihat bahwa memori ini bisa berjalan di 4000 C13-18-18 dengan voltage terendah 1.67v. Dan perlu dingat bahwa memori Hynix AFR ini bisa berjalan pada kecepatan seperti ini tanpa menggunakan setting MaxMem. Kami tentunya juga mencoba untuk menjalankan stick memori #2 dan #4 bersama, dan kami memerlukan 1.7v untuk lolos benchmark Geekbench3

Lowest Voltage for 4000C13 in Dual Channel Mode 1

Penutup

IMAG2338

Sebagai salah satu memori dengan kemampuan Overclocking terbaik di tahun 2015, HyperX Predator HOT Special Edition ini masih bisa menunjukan kemampuanya. Dengan menggunakan IC Hynix AFR kami merasakan bahwa memori ini termasuk ‘friendly‘ dalam urusan melakukan tuning subtiming dan juga memiliki overclockability yang luar biasa tinggi untuk skenario benchmarking.

IMAG2351

Yang cukup mengesankan bagi kami adalah bahwa memori yang diciptakan tahun 2015 ini masih memiliki kemampuan yang cukup tinggi untuk skenario benchmarking. DDR4-4000 C13-18-18 ini juga nampaknya merupakan batas atas kemampuan dari memori HyperX Predator HOT special edtion ini. Memang memori ini pada saat ini tidak dapat mengejar kemampuan memori dengan IC Samsung B-Die. Namun pada artikel ini kami masih bisa menunjukan bahwa sebuah memori dengan IC Hynix AFR 4Gbit ini masih memiliki ruang tuning yang cukup luas.

Demikianlah hasil pengujian untuk benchlog kami kali ini, semoga artikel ini dapat dijadikan guide untuk melakukan beberap tuning memori Hynix. Sampai jumpa di pengujian kami berikutnya :D

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

BIOS & Overclocking Video: BIOS Hands-on Berikut ini kami memberikan…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…