Analisis : Radeon RX 5600XT dengan CPU Mainstream (Ryzen 5 2600)

Reading time:
February 10, 2020

Hasil Pengujian

 

Radeon RX 5600 XT 1080p Gaming : CPU High-end vs Mainstream

Average FPS

Result vsRyzen5 2600
*klik untuk memperbesar

 

Relative Performance (Core i9-7900X = 100%)

Result vsRyzen5 2600 v2
*klik untuk memperbesar

 

Nampak pada pengujian di atas, meskipun skenario uji kami menggunakan resolusi 1080p, nampak jelas bahwa sebagian besar game masih berjalan dalam kondisi GPU-Bound, dimana limitasi performance-nya adalah GPU. Ini menyebabkan tidak banyak perbedaan performa berarti antara Ryzen 5 2600 dengan CPU High-end Core i9-7900X, dan hanya ada 2(dua) buah game, yakni Far Cry 5 dan Assassin’s Creed Odyssey yang menunjukkan perbedaan cukup kentara dari segi average FPS dari kedua sistem.

 

Pengujian tambahan 1 : Assassin’s Creed Odyssey CPU Scaling di RX 5600 XT

Kami mencoba melihat lebih dekat pada Assassin’s Creed Odyssey ini, dan menambahkan beberapa konfigurasi prosesor lain, seperti :

  • Ryzen 7 3700X ‘Matisse’ (dengan RAM DDR4-2933 CL16, Motherboard B450 sama dengan Ryzen 5 2600)
  • Core i5-9400F ‘Coffee Lake’ (dengan RAM DDR4-2666 CL16 karena limitasi motherboard B360)

Kami juga menambahkan hasil Ryzen 5 2600 yang kami overclock manual ke 4.1 Ghz, dan RAM-nya berjalan di DDR4-3333. Berikut hasilnya :

Result ACO MidEndCPU
*klik untuk memperbesar

 

Ryzen 5 2600 yang kami overclock manual ke 4.1 Ghz dan DDR4-3333 CL16 menunjukkan beda performa 14% dibanding konfigurasi default dengan DDR4-2933. Mengingat Assassin’s Creed Odyssey juga termasuk sensitif dengan performa RAM dan CPU Cache, nampak bahwa AMD Ryzen 7 3700X yang kami uji juga menunjukkan keunggulan besar dibanding 2600.

Yang unik adalah hasil dari Intel Core i5-9400F, yang meskipun hanya menjalankan pengujian dengan DDR4-2666 CL16 2x8GB karena limitasi motherboard, masih menunjukkan performa yang termasuk memadai.

 

Pengujian tambahan 2 : Perbandingan CPU Scaling antara RX 5600XT dan GTX 1660 SUPER

Penurunan performa yang drastis dari testbed CPU high-end ke CPU Mainstream ini pada RX 5600 XT membuat kami melakukan pengujian tambahan lagi dengan GPU kelas di bawah-nya, yakni GTX 1660 SUPER.

Tujuan pengujian ini bukan membandingkan kedua GPU yang jelas memiliki performa berbeda, namun melihat perbedaan karakteristik keduanya saat dipasangkan ke prosesor lebih rendah.

 

Jadi, kami menguji RX 5600 XT dan GTX 1660 Super pada 2 CPU yang berbeda, menghasilkan 4 konfigurasi:

  • RX 5600XT + CPU High-end (Core i9-7900X)
  • RX 5600 XT + CPU Mainstream (Ryzen 5 2600)
  • GTX 1660 SUPER + CPU High-end (Core i9-7900X)
  • GTX 1660 SUPER + CPU Mainstream (Ryzen 5 2600)

 

Berikut hasilnya:

Result vs1660SUPER
*klik untuk memperbesar

 

Keterangan:

RX 5600 XT yang diposisikan di atas GTX 1660 Super dari kelas harga, nampak memiliki performa lebih kencang dari GTX 1660 Super. Namun dari pengujian pendek yang kami lakukan pada 4 game ini menunjukkan bahwa ada game yang menunjukkan penurunan performa lebih jauh pada saat GPU AMD dipasangkan dengan CPU kelas mainstream-nya.

Assassin’s Creed Odyssey pada RX 5600XT yang dijalankan pada Ryzen 5 nampak menunjukkan perbedaan yang lumayan besar, seperti yang sudah kami bahas di atas.

Uniknya, penurunan performa yang sama tidak terjadi pada GPU NVIDIA GTX 1660 Super. GTX 1660 Super yang dipasangkan dengan Ryzen 5 2600 bahkan bisa berjalan lebih kencang dari RX 5600 XT yang dipasangkan pada CPU serupa – dan kami menguji ini berulang kali untuk memastikan bahwa kami tidak salah membaca.

Performa RX 5600 XT pada ACO baru terlihat cukup jauh pada saat GPU-nya dipasangkan dengan CPU kencang.

ACO – RX 5600XT & GTX 1660 SUPER pada CPU High-end & Mainstream

ACO 1080p 5600XTvs1660SUPER 1
*klik untuk memperbesar

 

Sebaliknya, pada Shadow of the Tomb Raider DX12, baik GTX 1660 Super maupun RX 5600 XT tidak menunjukkan perbedaan saat berpindah dari CPU high-end ke CPU mainstream. GRID 2019 DX12 pun memperlihatkan bahwa pada kedua GPU, penurunan performa saat turun dari CPU high-end ke CPU mainstream tergolong serupa.

 

 

Penutup

RadeonRX5600XT onRyzen5 2600ss

Pengujian GPU RX 5600 XT dengan CPU kelas mainstream memberikan data yang menarik. Kami menemui bahwa pada sebagian besar pengujian game yang kami jalankan tidak ada perbedaan signifikan antara penggunaan CPU High-end i9-7900X dan CPU Mainstream Ryzen 5 2600, tapi ada game yang menunjukkan perkecualian untuk ini, yakni Assassin’s Creed Odyssey dan Far Cry 5 (dengan perbedaan paling jauh terdapat pada Assassin’s Creed Odyssey).

Pada 5600XT, Assassin’s Creed Odyssey menunjukkan performa optimal hanya pada CPU yang kencang, namun kami menemukan bahwa GPU dari pesaingnya yakni GTX 1660 Super tidak menunjukkan karakteristik yang sama. Walaupun jelas GTX 1660 Super lebih lemah dari RX 5600 XT pada hampir semua pengujian, satu pengujian pada Assassin Creed Odyssey ini menunjukkan bahwa GTX 1660 SUPER bisa unggul dari RX 5600 XT, kalau CPU-nya sama-sama dipasangkan Ryzen 5 2600.

(Ini sedikit lucu, karena masih banyak penggemar AMD yang masih mempercayai mitos bahwa CPU AMD harus dipasangkan dengan GPU AMD supaya optimal, ternyata pengujian spesifik di satu game tersebut menunjukkan pada penggunaan ryzen 5 2600, GTX 1660 SUPER bisa lebih optimal :p)

Tentu, pengujian pada satu skenario spesifik seperti Assassin’s Creed Odyssey tidak bisa digeneralisasi ke semua game. Bagi Anda yang merencanakan untuk membeli RX 5600 XT dan bermain pada resolusi 1080p, CPU kelas mainstream seperti Ryzen 5 2600 tidak menjadi problem pada sebagian besar pengujian yang kami jalankan.

Sampai jumpa pada pengujian kami yang lainnya :)

 

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…