in: General - Review | May 24, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking & Binning AMD Pinnacle Ridge : 15 CPU Test (2700X, 2700, 2600X, 2600)

Proses fabrikasi 12nm baru yang digunakan AMD Ryzen 2nd Gen ‘Pinnacle Ridge’ (PR)’, membuat prosesor tersebut memiliki karakteristik clockspeed yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya ‘Summit Ridge’ (SR). DI salah satu slide presentasinya mengenai GlobalFoundries 12nm LP process pada PR, AMD menjanjikan:

  • Peningkatan frekuensi sekitar 200-250 Mhz dari batas atas sebelumnya, dari 4.1 Ghz pada Summit Ridge, menjadi 4.3 – 4.35 Ghz pada Pinnacle Ridge
  • All-Core OC menjadi sekitar 4.2 Ghz-an (dari sekitar 3.9 – 4 Ghz di SR)
  • Secara umum, Pinnacle Ridge bisa mencapai frekuensi yang sama dengan Summit Ridge dengan CPU Voltage 50 mV (0.05 V) lebih rendah (misal umumnya Summit Ridge bisa mencapai 3.9Ghz dengan 1.35v, kebanyakan Pinnacle Ridge akan bisa mencapai frekuensi tersebut dengan 1.3v)

Tentu, saat berbicara soal pencapaian clock saat overclocking – ada SANGAT banyak faktor yang bermain, mulai dari suhu, power, dan pastinya kualitas silikon a.k.a ‘silicon lottery‘.

Simak Juga: Mengenal Silicon Lottery (Video)

 

Pada artikel analisis Pinnacle Ridge kami yang sebelumnya, kami sempat membahas mengenai perbedaan karakteristik proses fabrikasi 14nm Summit Ridge dan 12nm Pinnacle Ridge, terutama dari segi pencapaian frekuensi dan voltage yang dibutuhkan (a.k.a ‘Voltage/Frequency Scaling) dan menghasilkan data sebagai berikut:

*klik untuk memperbesar

Graph yang Anda lihat di atas adalah pencapaian clock maksimal beberapa prosesor Summit Ridge dan Pinnacle Ridge , saat menjalankan benchmark Cinebench R15 3x berturut-turut.

Berikut penjelasan dari artikel kami yang terdahulu:

“Meskipun jumlah sampel kami masih terlalu sedikit, namun kita sudah bisa melihat jelas bahwa Pinnacle Ridge 12nm sudah bisa mencapai angka 4 Ghz pada Voltage 1.2V atau bahkan lebih rendah, cukup jauh berbeda dengan Summit Ridge 14nm yang membutuhkan setidaknya 1.35v atau lebih. 

Nampak jelas kalau Ryzen 7 1700 terbaik kami (garis biru tua) pun tidak bisa menandingi sample Pinnacle Ridge terburuk yang ada di pengujian ini (2600X), sedangkan 1800X dan 1600X yang kami miliki (mewakili kebanyakan kualitas CPU Summit Ridge rata-rata) ada di posisi terbawah pada kurva Voltage vs Frequency Scaling. “

Ya, clockspeed CPU PR jelas lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Klaim AMD yang mengatakan adanya peningkatan 200 – 250Mhz dengan mudah dapat dibuktikan di sini. Yang jadi pertanyaan berikutnya: “Seberapa jauh Pinnacle Ride bisa di-overclock ?”. Dan untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami harus melakukan serangkaian eksperimen binning.

 

Binning: 15 Buah Pinnacle Ridge

Cukup jelas bahwa kami tidak bisa menyamaratakan overclockability setiap CPU. Untuk itu, seperti yang biasa kami lakukan sebelumnya, kami akan mengumpulkan beberapa prosesor Pinnacle Ridge, lalu melihat karakteristik overclocking-nya satu persatu, dengan harapan bisa memberi gambaran lebih jelas mengenai karakteristik tuning & overclockability dari prosesor tersebut.

Sekilas, yang kami lakukan ini sama dengan proses binning(seleksi parts) yang dilakukan para system integrator untuk mencari mana CPU yang memiliki kemampuan terbaik untuk lalu di-jual dengan keadaan pre-overclocked.

 

Baca Juga: Overclocking & Binning 7 pcs Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’

 

Baca Juga: Overclocking & Binning 10 pcs Ryzen 7 1700 ‘Summit Ridge’

Ryzen7_1700_OC_01

 

Ruang Lingkup dan Metode Pengujian

Pihak AMD Indonesia berbaik hati meminjamkan kurang lebih 15 (lima belas) buah prosesor Pinnacle Ridge yang bisa kami uji secara acak, berikut jumlah dan modelnya:

  1. 6 pcs AMD Ryzen 7 2700X (8-Core, 16-Thread, 3.7 Ghz Base, 4.3 Ghz Max Boost)
  2. 4 pcs AMD Ryzen 7 2700 (8-Core, 16-Thread, 3.2 Ghz Base, 4.1 Ghz Max Boost)
  3. 1 piece AMD Ryzen 5 2600X (6-Core, 12-Thread, 3.6 Ghz Base, 4.2 Ghz Max Boost)
  4. 4 pcs AMD Ryzen 5 2600 (6-Core, 12-Thread, 3.4 Ghz Base, 3.9 Ghz Max Boost)

Untuk mencari tahu seberapa jauh variasi prosesor dan tuning headroom yang ada di Pinnacle Ridge, kami melakukan pengujian untuk mencari tahu berapa Frekuensi/Mhz maksimal tiap-tiap CPU saat menjalankan Cinebench R15, 3x Pass multi-core pada CPU Voltage (a.k.a VCore) 1.35V.

Nilai 1.35V kami pilih karena voltage ini masih masuk batas aman, dan masih bisa ditangani sebagian besar CPU Cooler.

Jumlah prosesor yang kami miliki tidak terlalu banyak, namun kami berharap ini bisa sedikitnya memberikan gambaran kasar akan karakteristik dari ke-4 prosesor Ryzen 2nd Gen Pinnacle Ridge yang beredar sekarang (terutama untuk melihat apakah ada beda signifikan antara seri X dan Non-X)

 

Testbed

Berikut spesifikasi detail dari testbed kami:

  • Motherboard: MSI X470 Gaming M7 AC
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600 2x8GB
  • VGA: Galax GT 1030
  • SSD: HyperX Fury 120GB
  • PSU: Seasonic PRIME 750W Titanium
  • CPU Cooler: Corsair H105 Liquid Cooling (+ T-Grizzly Kryonaut Paste)
  • OS: Windows 10 64-bit (1709 FCU, build 16299)
Ryzen7_1700_OC_06

Ambient Temperatur: 24-25C saat Binning dilakukan

 

Kami akan menjabarkan setting (BIOS/ Ryzen Master) dan berbagai hasil pengujian kami pada halaman berikutnya.

Mari mulai!

 

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES