in: Budget OC - General - Review | December 1, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking AMD Athlon 200GE di MSI B450M Pro-VDH (CPU Multiplier dan BCLK OC)

 

Prosesor AMD Athlon 200GE adalah prosesor kelas value yang cukup popular di kalangan user berbudget terbatas. Dengan harga kurang dari 1 Juta Rupiah(Saat artikel ini rilis), Anda bisa mendapatkan sebuah prosesor 2-Core 4-Thread berbasis arsitektur ‘Raven Ridge‘ 14nm yang berjalan di clockspeed 3.2Ghz dan memiliki L3 Cache 4MB.

Prosesor tersebut juga  masih memiliki chip grafis terintegrasi (IGP – Integrated Graphics) Radeon Vega 3, dengan 3 Compute Unit (a.k.a 192 ‘Radeon Cores’ ). Pada sisi memori, sama halnya dengan APU Raven Ridge, Athlon 200GE memiliki dukungan RAM hingga DDR4-2666Mhz (up to dual-channel).

Athlon 200GE CPU – 3.2Ghz

 

Radeon Vega 3 IGP – 1Ghz

 

Nah, mengapa prosesor ini belum pernah tayang di JagatOC?

Jawabnya sederhana: Prosesor ini TIDAK memiliki dukungan overclock , berbeda dengan Raven Ridge 2200G/2400G yang mengizinkan Overclock pada CPU, RAM, dan IGP.

Prosesor Athlon 200GE di-lock pada 3.2Ghz, IGP Radeon Vega 3-nya di-lock pada 1Ghz, dan RAM Multiplier-nya dikunci pada DDR4-2666 Mhz.

Pembatasan overclock ini mungkin terjadi karena alasan segmentasi, dimana nampaknya AMD tidak ingin membuat kelas Ryzen 3 2200G ‘terancam’ karena ada prosesor yang lebih murah namun overclockable.

Untungnya, beberapa web luar (sumber: TomsHardware) dan juga komunitas AMD lokal menemukan sebuah informasi bahwa ada motherboard yang mengizinkan overclocking pada Athlon 200GE, yakni motherboard MSI AM4 B-series, dengan BIOS terbaru (update AGESA 1.0.0.6).

Tanpa menunggu lama, kami langsung mencoba mengumpulkan hardware untuk melakukan pengujian singkat overclocking pada Athlon 200GE ini!

Ruang Lingkup Pengujian

Artikel ini bukan review Athlon 200GE, melainkan hanya pengujian singkat untuk memastikan beberapa fungsi overclocking yang ada pada  Athlon 200GE. Untuk itu, semua pengujian yang ada juga hanya merupakan benchmark sintetis untuk mengukur kinerja secara singkat, dan untuk menghemat waktu pengujian, uji performa pada aplikasi real-world (seperti Gaming) tidak dilakukan.

Kami juga tidak melakukan perbandingan ke prosesor lain(karena saat ini di Lab JagatOC, tidak ada prosesor lain dengan kelas harga serupa).

Metode Testing

  1. Praktik overclocking akan dilakukan di BIOS(bukan melalui software), lalu
  2. Serangkaian benchmark sintetis dijalankan untuk menguji performa (Geekbench 3, Cinebench R15, 3DMark Fire Strike)
  3. Pengujian stabilitas singkat dilakukan dengan Cinebench R15 5x Loop, Suhu dan Daya prosesor di-monitor juga di sini

 

Testbed

  • Prosesor: AMD Athlon 200GE
  • Motherboard: MSI B450M PRO-VDH (BIOS ver. M2)
  • RAM: Transcend TS512MLH64V4H DDR4-2400 2x4GB (Chip Samsung e-die 4Gbit)
  • VGA: Radeon Vega 3 IGP
  • SSD: HyperX 3K 240GB SATA
  • PSU: Corsair AX1200i (maaf, kami tidak memiliki PSU lain yang ratingnya lebih rendah dari ini saat pengujian berlangsung)
  • CPU Cooler: Boxed Stock HSF

Specs Summary – CPU-Z

*klik untuk memperbesar

Mari mulai!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event - News | December 6, 2018 | Comments

GOC 2018: Persiapan dan Perjalanan Menuju Vietnam

Final GOC(Galax Overclocking Carnival) 2018 pun akhirnya datang! Setelah selesai melewati kualifikasi yang sangat sengit akhirnya Indonesia bisa menghadirkan 2 perwakilan. Ivan Rachmatsyah Akbar  ‘IvanCupa’ akhirnya dapat lolos dan menyusul
Read More »