Overclocking Review: ASUS ROG Rampage IV Black Edition

Reading time:
April 21, 2014

Uji OC (Air Cooling) Part 1

Sebagai awal dari rangkaian uji overclocking kami, kami mencoba melakukan overclocking dengan masih menggunakan pendingin udara/aircooling. Ada 2(dua) skenario yang hendak kami uji disini, yaitu:

  • Skenario ‘Easy OC’ : Melakukan overclocking mudah dengan bantuan profil BIOS – ASUS Optimal Mode
  • Skenario ‘Manual OC’: Overclocking dengan setting manual

Spesifikasi PC yang akan kami gunakan disini adalah:

SONY DSC
  • CPU : Intel Core i7-4960X Extreme Edition ‘Ivy Bridge-E’
  • Motherboard: ASUS ROG Rampage IV Black Edition (Intel X79 Chipset)
  • RAM: G.Skill TridentX DDR3-2666C11 4x4GB (Total 16GB)
  • VGA : ASUS Radeon R9 290X 4GB (Reference Design)
  • SSD: Kingston HyperX 3K 120GB
  • PSU: Corsair AX1200i
  • Pendingin CPU: Noctua NH-D14 (+ Delta 0.6A Fan)
  • OS: Windows 7 Ultimate SP1 64-bit

Sedangkan untuk mengukur kenaikan performa dari keadaan default, kami menggunakan beberapa benchmark sintetik berikut ini:

Cinebench R15

CinebenchR15

Benchmark ini mensimulasikan sebuah proses rendering gambar 3D. Yang dibebani oleh benchmark ini adalah prosesor, dan sebagian kecil memori.

HWBOT Prime

HwbotPrime

Benchmark yang dibuat oleh situs overclocking www.hwbot.org ini merupakan sebuah multithreaded CPU benchmark yang akan melakukan sejumlah perhitungan akan bilangan prima. Benchmark ini memakan waktu singkat(kurang dari 30 detik), dan semakin besar angka yang ditampilkan berarti CPU anda semakin kencang.

 

3DMark 11 Physics Test

3DMark11Physics

Merupakan satu buah test pada benchmark 3DMark 11 yang bertugas hanya untuk menguji kecepatan CPU dan RAM memproses simulasi perhitungan physics dengan Bullet Open Source Physics Library. Bagi para overclocker pengejar skor benchmark dengan konfigurasi multi-GPU, mencapai nilai Physics yang tinggi merupakan adalah salah satu cara untuk mendapat skor total yang besar.

Mari mulai!

Easy OC

Bagi pengguna awam, setting overclocking yang mudah sangat digemari, maka dari itu kami mengawali pengujian overclocking kami dengan skenario ‘Easy OC‘. Setting ‘Easy OC’ ini kami dapatkan dengan hanya me-load mode ‘ASUS Optimal’ pada UEFI BIOS. Setelah mode ‘ASUS Optimal’ dinyalakan, kami mendapati bahwa Clock CPU ditingkatkan menjadi 4.5 Ghz pada VCore 1.4V, sedangkan konfigurasi RAM tidak disentuh sama sekali, masih sesuai dengan nilai SPD-nya yakni DDR3-1600 CL11.

Berikut screenshot BIOS saat mode ASUS Optimal kami hidupkan

*klik untuk memperbesar*

RIVBE_EZOC_0 RIVBE_EZOC_1 RIVBE_EZOC_2

Dan berikut ini konfigurasi sistem setelah ‘ASUS Optimal’ Mode di-load, sesuai dengan yang dibaca oleh CPU-Z:

*klik untuk memperbesar*

RIVBE_EZOC_CPUZ

Manual OC

Disini, kami mencoba melakukan setting overclock secara manual, dengan setting:

  • AI Overclock Tuner : X.M.P (Otomatis menjadikan BCLK 125Mhz, untuk men-setting RAM Pada DDR3-2666)
  • CPU Multiplier : 37x
  • CPU BCLK: 125 Mhz
  • CPU Strap: 125Mhz
  • DRAM Speed: DDR3-2666Mhz (XMP)
  • DRAM Timing: 11-13-13-35 2T (XMP)
  • CPU VCore: 1.4V
  • CPU VCCSA: 1.3V
  • DRAM Voltage: Auto( 1.65V by XMP)

Berikut ini screenshot setting BIOS yang kami gunakan:

*klik untuk memperbesar*

RIVBE_MANUALOC_1 RIVBE_MANUALOC_2 RIVBE_MANUALOC_3 RIVBE_MANUALOC_4

Dan berikut ini screenshot CPU-Z dari setting diatas:

*klik untuk memperbesar*

RIVBE_MANUALOC_CPUZ

Performance Test

Nah, sistem sudah di-overclock, sekarang saatnya menguji peningkatan performanya!

RIVBE_OC_CBR15 RIVBE_OC_HWPRIME RIVBE_OC_3d11Phy

ASUS Optimal Mode yang kami gunakan sebagai skenario Easy OC meningkatkan kecepatan CPU hingga 4.5Ghz, Ini memberi peningkatan kinerja sekitar 10%-an. Namun yang perlu diperhatikan adalah skenario Easy OC ini memberi VCore sebesar 1.4V, dan berpotensi memberi beban panas yang cukup signifikan pada prosesor. Jika anda ingin mencoba Optimal Mode ini, sangat disarankan untuk menggunakan HSF atau Watercooling yang mumpuni untuk mendinginkannya. Sebagai informasi tambahan, pada mode ini Noctua NH-D14 kami(dengan fan delta 0.6A) mendapat suhu full-load sekitar 65 C-an dengan suhu ambient ruangan 27 C.

Berikutnya, setting OC Manual yang kami lakukan bisa memberi sedikit lagi tambahan kinerja, namun yang paling signifikan peningkatannya adalah di tes 3DMark11 physics. Ini terjadi karena tes 3DMark11 physics sangat terpengaruh kinerja memori DDR3. Sesuai dugaan, memory controller pada IB-E sudah sedikit diperbaiki oleh Intel, dan membuat kami bisa menjalankan kecepatan DDR3-2666 dengan stabil (sebelumnya, sangat sulit mendapat angka ini di sistem SB-E).

 

Memory Preset Test

Sebagai pengujian tambahan, kami menguji salah satu preset memori yang ada di BIOS. Preset yang kami pilih menyesuaikan dengan chipset memori kami (Hynix CFR), yakni ‘Load 4x4GB Hynix CFR 2750 1.85V

RIVBE_MEMOC RIVBE_MEM_2

Dengan me-load preset memori ini, BIOS akan menyesuaikan Timing dan Voltase dari sistem kita, sedangkan frekuensinya harus kita set sendiri secara manual. Pada preset ini timing RAM kami diubah menjadi 10-13-12-21 1T (dari setting awal XMP 11-13-13-35 2T), lalu VccSA diset ke 1.25V, dan VDimm pada 1.85V.

Untuk pengujian, kami menggunakan frekuensi yang sama dengan pengujian OC manual diatas, sehingga yang berubah dari sistem kami dari preset RAM ini hanya timing RAM-nya saja. Untuk menguji performa dan kestabilan RAMnya kami menggunakan program benchmark SuperPI 32M. Berikut hasilnya:

*klik untuk memperbesar*

RIVBE_MEM_SPI_1
Test 1: Tanpa RAM Preset (Sesuai dengan setting manual OC diatas)
RIVBE_MEM_SPI_2
Test 2: Dengan RAM Preset. TIming RAM yang lebih ketat pada preset ini membantu pencapaian hasil SuperPI 32M lebih baik 2 detik dari sebelumnya

 

 

BCLK Preset Test

Berikutnya, kami hendak menguji preset BCLK yang disediakan. Kami memilih ‘Load 170BCLK OC Profile’:

RIVBE_BCLK1 RIVBE_BCLK2b

Saat 170 Mhz BCLK preset di-load, nampaknya BIOS ASUS RIVBE langsung menyesuaikan beberapa setting lain, misalnya saja CPU Strap yang langsung diset ke 166 Mhz, dan CPU Multiplier yang langsung diset ke 12x untuk memastikan kestabilan pada booting.

Berikut ini tampilan saat BCLK 170Mhz diload pada CPU-Z:

RIVBE_BCLK

Bagi CPU yang memiliki multiplier CPU di-unlock seperti Ivy Bridge-E, overclocking BCLK sebenarnya tidak terlalu diperlukan kecuali untuk kebutuhan fine-tuning. Namun disini ASUS berusaha membuktikan bahwa motherboardnya sanggup menjalankan prosesor ini pada BCLK tinggi, seandainya dibutuhkan. Dan yang lebih penting, mencapai BCLK tinggi sekarang sangat dimudahkan dengan bantuan preset yang terdapat pada BIOS.

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Extreme Overclocking Test dengan Liquid Nitrogen(LN2) Berikutnya, saatnya menguji prosesor…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…