AOCT 2015 – Yogyakarta: Penjelasan Prosedur Lomba

Reading time:
September 2, 2015
Artwork

Seperti yang sudah dijalankan sejak awal AOCT diselenggarakan, peserta yang akhirnya menjadi jawara dari turnamen ini harus mengikuti serangkaian prosedur, dari audisi hingga babak puncak. Masih penasaran dengan prosedur di turnamen yang didukung oleh Intel, MSI, Gigabyte, Corsair, Cooler Master, Dell, Silicon Power, dan ID-Cooling ini? Kami akan coba menjelaskan detail dari masing-masing tahap dalam artikel ini!

Audisi

Salah satu hal yang menjadi ciri khas AOCT (Amateur OverClocking Tournament) yang berbeda dengan kontes overclocking lainnya adalah konsep audisi yang diperkenalkan sejak pertama kali turnamen ini diadakan. Mengingat peminat lomba OC amatir ini biasanya sangat banyak, sedangkan slot kompetisinya terbatas, panitia harus mencari cara untuk ‘membatasi’ para peserta yang mengikuti kontes ini. Inti dari audisi yang dilakukan pada setiap AOCT adalah memastikan bahwa setiap peserta paham dan mengerti mengenai konsep overclocking dasar serta siap untuk mengikuti kompetisi overclocking, bukan hanya datang ke lomba untuk menjadi ‘bounty hunter‘ alias pemburu hadiah.

Sejak AOCT diadakan pertama kali tahun 2012 lalu, audisi yang dilakukan biasanya berupa tantangan untuk merakit sebuah sistem komputer serta menjawab berbagai pertanyaan teknikal seputar dasar-dasar overclocking. Di AOCT 2015 Jogjakarta ini, tim JagatReview merumuskan sebuah prosedur audisi yang lebih menantang. Bagi Anda yang sudah mendaftarkan diri untuk AOCT 2015 Yogyakarta, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk memastikan bahwa Anda dapat mengikuti proses audisi dengan optimal.

Tahap-Tahap Audisi

Berbeda dengan audisi sebelumnya, audisi kali ini akan dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu:

  • OC Knowlegde & PC Assembly
  • Overclocking Test

Berikut ini penjelasan yang mendetail mengenai tahap-tahap audisi tersebut:

Tahap 1: OC Knowlegde & PC Assembly

Pada bagian ini, overclocker akan diuji mengenai teori dan pengetahuan umumnya mengenai overclocking, khususnya overclocking pada sistem berbasis arsitektur Skylake. Pengujian dilakukan dengan sebuah interview secara lisan. Poin maksimum yang bisa diambil dari tahap ini adalah 10 (sepuluh) poin.

Segera setelah uji pengetahuan OC selesai, si overclocker akan diuji kemampuannya dalam merakit sebuah PC berbasis prosesor Intel Skylake tanpa casing dengan motherboard Gigabyte Z170X-Gaming 5, sampai dengan memasuki OS (waktu dihentikan ketika layar loading selesai dan desktop terlihat). Poin penilaian di tahap merakit ini HANYA diambil dari kecepatan Anda merakit PC. Makin singkat waktu yang Anda gunakan, makin besar poin yang didapat. Waktu MAKSIMAL yang diberikan adalah 8 menit, lebih dari ini maka peserta TIDAK AKAN mendapatkan nilai.

Ingat juga bahwa Anda dapat mengalami pengurangan poin jika Anda melakukan kesalahan fatal saat pemasangan, misalnya:

  • Tidak menggunakan thermal paste
  • HSF tidak terpasang dengan benar/fan connector belum dipasang
  • Menggunakan RAM hanya satu modul
  • Konektor daya (24 pin, 8 pin, konektor daya SATA) tidak terpasang dengan benar

Poin maksimum yang bisa diambil dari tahap ini adalah 10 (sepuluh) poin.

Tahap 2: Overclocking Test

Seperti namanya, di part ini si peserta diberi waktu 15 menit untuk melakukan overclocking sebuah sistem berbasis prosesor Core i7-6700K “Skylake“, untuk mengeluarkan skor 3DMark 11 Physics (bukan total score). Peserta boleh melakukan skoring sebanyak mungkin selama waktu masih tersedia, skor yang diambil adalah skor tertinggi selama waktu belum habis. Panitia TIDAK memberikan software tuning on-the-fly, sehingga peserta WAJIB mengubah semua setting hanya dari BIOS.

Adapun demikian, kami memberikan limitasi setting sebagai berikut:

  • VCore : 1.35V
  • VccSA: 1.3V
  • VccIO: 1.2V
  • VDimm: 1.45V

Poin maksimum yang bisa diambil dari tahap ini adalah 20 (dua puluh) poin.

Spesifikasi PC yang disediakan panitia dalam tahap ini adalah:

  • Prosesor: Intel Core i7-6700K “Skylake”
  • Motherboard: MSI Z170 Gaming M7
  • RAM: Corsair DDR4-3200CL16 2x4GB
  • CPU Cooler: Noctua NH-U12S

Setelah mengikuti 3 (tiga) tahap audisi, maka nilai maksimum yang bisa diraih pada sebuah tim adalah 40 (empat puluh) poin.

Audisi Perorangan (BUKAN Tim!)

Poin berikutnya yang ingin kami sampaikan adalah bahwa berbeda dengan audisi di tahun-tahun sebelumnya, audisi tahun ini dilangsungkan secara INDIVIDUAL, bukan tim. Jadi, pada saat tim Anda memasuki arena audisi, akan ada juri yang menanyakan siapa anggota dari tim Anda yang menjalankan tahap audisi yang berbeda.

Anda harus memilih, siapa yang akan:

  • Menjalankan audisi tahap 1 OC Knowlegde & PC Assembly
  • Menjalankan audisi tahap 2 (Overclocking Test)

PENTING: Overclocker yang memilih untuk menjalankan audisi tahap 2 (overclocking) TIDAK BOLEH lagi mengikuti tahap 1, dan sebaliknya. Semua tahapan ini dilangsungkan BERSAMAAN. Nantinya, poin yang didapatkan masing-masing overclocker akan diakumulasikan untuk mendapat poin akhir, yang menentukan apakah Anda lolos audisi atau tidak.

Tidak Perlu Perlengkapan Tambahan

Pada tahap audisi, peserta TIDAK diperkenankan menggunakan perlengkapan tambahan apapun, mulai dari USB Flash Drive, Thermal Paste, HSF, Obeng dan lain sebagainya. Panitia akan menyediakan SEMUA perlengkapan yang dibutuhkan.

Slot Terbatas: Memilih 12 Tim dari 20-an Tim Terdaftar

Tujuan dari audisi secara individual ini adalah memastikan bahwa dalam setiap tim kedua anggotanya memang memiliki skill dasar yang dibutuhkan seorang overclocker, entah itu skill teknis (pengetahuan teori dan konsep overclocking), maupun skill praktek overclocking. Kunci dari tantangan individual dalam audisi AOCT ini adalah menemukan mana tahap yang cocok bagi overclocker dari tim Anda. Salah pilih, dan tim Anda akan beresiko kehilangan banyak poin. Ingat, dengan model audisi seperti ini, setiap anggota tim memiliki kesempatan meraih hingga 20 poin pada tugas mereka. Mengingat kami HANYA bisa memilih 12 tim terbaik saja, pastikan tim Anda mendapat poin setinggi-tingginya untuk lolos dari audisi AOCT.

Anda tentunya tidak ingin hasil overclocking Anda yang tinggi di tahap 2 menjadi sia-sia karena memilih partner yang tidak bisa merakit PC dengan cekatan serta memiliki pengetahuan overclocking yang memadai, bukan? Demikian pula, Anda akan menyesal kalau sudah berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat lalu merakit PC secepat kilat, namun rekan Anda gagal mendapatkan skor yang optimal dalam tahap 2.

Komunikasikan dengan team-mate Anda mengenai pilihan ini, dan pastikan Anda berdua menjalankan audisi dengan maksimal.

Jadwal Audisi

Audisi dilangsungkan tanggal 5 September 2015. Berikut jadwal acaranya:

11.00 – 16.00: Audition

16.00 – 16.30: Announcement

16.30 – 18.00: Pembagian Nomor Team + Technical Meeting(rules+rundown)

18.00 – 18.30: Break Magrib/ISOMA

18.30 – 20.00: Workshop + Briefing

 

Oh ya, setelah audisi selesai, Anda yang lolos berhak mengikuti workshop AOCT 2015 yang berisi tips & trik mengikut lomba overclocking, dibimbing langsung oleh tim JagatOC.com!

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…