Menjalankan Prosesor Intel Kaby Lake + Chipset Z270 di OS Windows 7

Reading time:
February 16, 2017
Logo_W7Kaby

Bagi sebagian pengguna dukungan terhadap sistem operasi(OS) tertentu kadang menjadi faktor penting saat membeli sebuah PC. Alasannya bermacam-macam, mulai dari compatibility issue dengan beberapa software/hardware, hingga kadang masalah performa.

Bagi kami overclocker, kami sering melihat bahwa ada competitive overclocker yang membutuhkan dukungan OS lama seperti Windows XP dan Windows 7 karena beberapa benchmark lama memberikan skor dengan lebih baik pada OS tersebut. Sedangkan, untuk pengguna umum, nampaknya masih ada pengguna yang ragu untuk mengadopsi platform Intel Core Generasi ke-7 Kaby Lake’ (dan juga Intel 100-series chipset dan 200-series Chipset) karena diduga tidak memiliki dukungan resmi akan OS Windows 7.

Pertanyaannya: Apakah sebuah sistem berbasis Kaby Lake dapat beroperasi di OS Windows 7?

Jawabnya: Bisa.

Pada artikel ini, kami ingin memberikan sebuah pengujian singkat dimana kami akan menjalankan sebuah sistem dengan prosesor Intel Kaby Lake, dengan chipset Intel 200-series (yang kami gunakan adalah Z270), dengan OS Windows 7 SP1 64-bit. Perlu dicatat, ini bukanlah pengujian extensive dan panduan meng-install OS Windows 7, ini hanya sebuah artikel pendek yang berisi sebuah bukti bahwa sistem dengan prosesor Intel Kaby Lake dapat beroperasi di OS Windows 7, dan setidaknya bisa menjalankan benchmark sintetis yang menguji CPU dan GPU.

 

Testbed

DSC00098s

Berikut spesifikasi sistem yang kami uji:

  • CPU: Intel Core i7-7700K ‘Kaby Lake’ @ 4.8Ghz
  • Motherboard: MSI Z270 XPOWER Gaming Titanium Edition, 1.0 Retail BIOS
  • RAM: HyperX Fury DDR4 2x8GB @ DDR4-2800 16-18-18-36
  • VGA (IGP): Intel HD Graphics 630
  • VGA (Add-on): Galax GTX 1060 HOF
  • SSD: SiliconPower S60 120GB
  • PSU: Enermax NAXN 500W
  • CPU Cooler: ID-Cooling SE-204K

 

Instalasi Windows 7 – Kesulitan Utama

DSC01513s
Error message saat meng-install OS Windows 7 lewat perangkat USB

Pada eksperimen kami di tahun 2015 lalu, kesulitan utama penggunaan OS Windows 7 di platform berbasis Intel Skylake adalah melakukan instalasi OS dengan media USB, dan sudah bisa ditebak, ini terbawa di Kaby Lake. (Anda bisa menyimak artikel tersebut pada link ini)

Baik platform Kaby Lake dan Skylake umumnya hanya memiliki port USB dengan mode interface xHCI(eXtensible Host Controller Interface), dan driver untuk mengenali perangkat ini normalnya tidak tersedia. Jadi, workaround untuk melakukan instalasi Windows 7 pada platform baru ini biasanya dilakukan dengan 2 cara:

  1. Menghindari penggunaan storage USB saat instalasi, seperti menggunakan medium SATA-based DVD dan keyboard PS/2, lalu melakukan instalasi driver USB saat OS sudah terinstall
  2. Menggunakan Tool tertentu untuk memodifikasi ISO Windows 7 dan ‘menambahkan’  driver yang dibutuhkan untuk mengenali hardware yang ada, sehingga semua dikenali sebelum instalasi berlangsung

Kami tidak ingin membahas terlalu detail mengenai solusi yang kami gunakan di artikel ini secara langkah demi langkah, namun kami menggunakan solusi no.2 di atas dengan tool yang diberikan MSI yakni MSI Win 7 Smart Tool (untuk melihat cara kerjanya, Anda bisa melihat video-nya dari MSI di sini). Dengan tool tersebut, instalasi OS Windows 7 berhasil dilakukan.

Ada sangat banyak variasi untuk melakukan solusi no.2, dari menggunakan 3rd party tool, hingga ke tool yang disediakan vendor motherboard. Kami berharap untuk bisa membahas langkah-langkah-nya pada artikel terpisah untuk penjelasan lebih lengkap.

Oh ya, pengujian singkat kami ini juga hanya dilakukan pada sebuah SATA SSD. Tidak menutup kemungkinan ada beberapa konfigurasi perangkat storage tertentu(RAID misalnya) yang mungkin nantinya akan membutuhkan driver tertentu juga untuk bisa dideteksi pada saat instalasi windows 7.

 

Halaman berikutnya: Instalasi driver + deteksi hardware + Tes benchmark sintetis

 

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…
September 17, 2020 - 0

Hands-on & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G

Segera setelah NVIDIA secara resmi mengumumkan kehadiran GeForce RTX 3080…
August 8, 2020 - 0

Eksperimen : ASRock A300 Deskmini + AMD RYZEN 3 PRO 4350G ‘Renoir’

AMD APU 7nm terbaru yakni ‘Renoir‘ menunjukkan performa dan kemampuan…