Analisa Singkat Radeon RX 480 vs RX 580: Uji Overclocking dan Efisiensi Daya

Reading time:
April 23, 2017

Performa: Game The Witcher 3

Setting: (Post-process HIGH, Graphics Preset ULTRA – Hairworks OFF)

witcher3_1 witcher3_4

Contoh Screenshot

witcher3_SS
*klik untuk memperbesar*

Performance

480vs580_TW3_AVGFPS
*klik untuk memperbesar*

 

 

 

Konsumsi Daya (TOTAL seluruh sistem, kecuali monitor)

RX580vsRX480_04
480vs580_TW3_PWER
*klik untuk memperbesar*

 

 

Kesimpulan

Berikut ini kami rangkum performa dan efisiensi daya(performance-per-watt) pada berbagai konfigurasi yang kami uji, dengan Radeon RX 480 reference ada di nilai 100% sebagai baseline.

480vs580_TW3_RelPerform
*klik untuk memperbesar*
480vs580_TW3_FPSPerWatt
*klik untuk memperbesar*

 

Berbicara performa, berdasarkan game The Witcher 3 yang sangat ‘menyiksa’ GPU, Radeon RX 580 Red Devil dari Power Color nampak menunjukkan performa kurang lebih 10% lebih tinggi dari Radeon RX 480 reference, dan ketika si Red Devil di-overclock lebih jauh lagi, perbedaan ini meningkat ke angka 14%. Sayangnya, pencapaian clock yang begitu tinggi ini harus dilakukan pada voltage relatif tinggi, dan membuat performance-per-Watt dari Radeon RX 580 Red Devil nampak tertinggal dari Radeon RX 480 reference sekalipun. Disini jelas terlihat bahwa performa ekstra pada Radeon RX 580 yang didapat akibat clockspeed tinggi harus dibayar dengan konsumsi daya yang lebih besar.

Melihat efisiensi daya yang agak berkurang pada RX 580 ini mungkin akan membuat sebagian besar pengguna kecewa. Namun ada satu konfigurasi di pengujian kami yang menunjukkan bahwa Radeon RX 580 punya potensi untuk menjadi lebih efisien: undervolting solusinya. Saat dioperasikan dengan voltage rendah (0.98v tepatnya), dari ketiga Card yang kami uji RX 580 Red Devil mendapat clockspeed paling tinggi yang bisa dijalankan dengan stabil. Dan pencapaian clockspeednya di konfigurasi ini sekelas dengan Radeon RX 480 (handpicked sample) kami, serta kurang lebih 100Mhz lebih tinggi dari RX 480 yang memiliki kemampuan OC rata-rata.

Hanya Ganti Nama? Atau Memang Ada Peningkatan?

RX580vsRX480_02
PowerColoer Red Devil RX 580: tawarkan clockspeed tinggi out of the box

Seperti beberapa produk ‘rebrand’ di masa-masa sebelumnya (seperti saat perubahan Radeon HD 7850 ke R7 265), Radeon RX 580 menuai beberapa kontroversi. Sebagian besar pengguna meyakini bahwa “Radeon RX 580 merupakan RX 480 yang diberi label baru”. Jika hanya melihat spesifikasi di atas kertas dimana AMD memberi standar clock 1340Mhz untuk RX 580 yang tidak jauh berbeda dengan 1266Mhz pada RX 480, kami juga akan memiliki pendapat serupa. Tapi karena secara kebetulan kami mendapat kesempatan untuk bermain dengan cukup banyak RX 480 mulai dari model reference hingga model custom, kami agak sulit memberi penilaian bahwa Radeon RX 580 hanya sebuah RX 480 yang berganti nama.

PowerColor Red Devil RX 580,, 1425Mhz di default out-of-box
PowerColor Red Devil RX 580: 1425Mhz di default OC BIOS out-of-box

Jika Anda mengamati beberapa Radeon RX 580 yang beredar di pasaran, beberapa model RX 580 memiliki rating clockspeed GPU 1.4Ghz-an ke atas. Meski menghitung bahwa overclockability dari RX 480 akan bervariasi(seperti yang ditunjukkan oleh Radeon kedua RX 480 kami, model identik namun overclockability berbeda), dan meski kami pernah melihat beberapa RX 480 dengan custom BIOS dan voltage ekstra yang bahkan bisa beroperasi pada 1.47 dan 1.5Ghz dengan stabil untuk harian, kecepatan 1.4Ghz bukanlah sesuatu yang mudah dicapai pada sebagian besar Polaris saat rilis dulu(Bahkan ASUS STRIX RX 480 yang pernah kami uji membutuhkan voltase 1.225v untuk mencapai 1.4Ghz).

Jadi, berdasarkan yang kami uji, Radeon RX 580 memang menunjukkan sedikit peningkatan dibanding Radeon RX 480, setidaknya dari segi clockspeed. (Kami sedikit berharap nama produk ini adalah RX 485, dan bukan RX 580 mengingat peningkatan yang terjadi memang kecil)

PolarisRefined2

AMD sendiri pada satu slide mereka memaparkan bahwa Radeon RX 500-series ini memiliki ‘Aggresive Tuning for Higher Clocks‘, dan tuning untuk mencapai clockspeed lebih tinggi ini bisa terjadi dengan 2(dua) cara :

  1. Proses parts binning yang lebih ketat dengan target clockspeed tinggi, atau
  2. Perbaikan proses fabrikasi (fabrication process improvement)

Pencapaian clockspeed yang tinggi pada Radeon RX 580 yang kami uji sedikit mengindikasikan bahwa sudah ada sedikit perbaikan pada fabrikasi 14nm yang digunakan AMD. Chip 14nm yang ‘baru’ ini nampak lebih mudah mencapai clockspeed cukup tinggi meski dengan voltase rendah, dibandingkan rata-rata chip Polaris sebelumnya. Sayangnya, efisiensi daya dari Radeon RX 580 akan susah terlihat karena para vendor VGA lebih memilih untuk memaksimalkan clockspeed untuk mencapai performa tinggi, meski sedikit mengorbankan efisiensi daya. Sebuah pilihan yang masuk akal, mengingat mereka nantinya harus mengejar GeForce GTX 1060 yang rating GDDR5-nya ditingkatkan ke 9Gbps.

Memang, mengingat bahwa kami baru menguji satu unit Radeon RX 580, kami belum bisa memberikan gambaran seberapa jauh RX 580 bisa di-push beserta variasinya. namun jika ada unit Radeon RX 580 dengan custom design memiliki rating default serupa dengan salah RX 480 terbaik kami, nampaknya cukup aman untuk berspekulasi bahwa sebagian besar RX 580 dengan clockspeed tinggi yang beredar di pasaran akan menunjukkan overclockability yang meningkat juga dibanding sebagian besar RX 480.

Dengan karakteristik seperti ini, jika harganya sesuai, Radeon RX 580 akan cocok bagi Anda yang ingin mengganti kartu Grafis lama Anda yang masih menggunakan VGA Kelas R9 380/380X, atau GeForce GTX 950/960. Sebaliknya, Anda yang saat ini sudah menggunakan Radeon RX 470/RX480 atau GTX 1060, Radeon RX 580 tidak akan memberi peningkatan yang terlalu jauh.

Semoga informasi yang kami berikan di artikel ini cukup bermanfaat, dan simak terus berbagai artikel overclocking kami yang berikutnya, hanya di JagatOC!

RedDevilRX580_MemOC2200
Bonus – Hasil OC Singkat Radeon RX 580 Red Devil: 1485/2200
Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…