Overclocking Review: ASUS ROG GX800VH

Reading time:
April 10, 2017

Bonus – Competitive OC Test

OC_Setting

Mengingat notebook ini diciptakan untuk mendobrak berbagai performance barrier, kami penasaran untuk memaksimalkan setting OC di ASUS ROG GX800VH, pada skenario competitive OC. Seperti yang mungkin Anda ketahui, tujuan utama competitive overclocking adalah menghasilkan skor setinggi-tingginya, tanpa memperdulikan kestabilan jangka panjang. Selama sistem tersebut kuat untuk menjalankan benchmark yang ada, sudah cukup. Kami sendiri nanti akan membandingkan beberapa hasil pencapaian benchmark kami dengan database result pada web HWBOT.org , situs penyimpan data hasil overclocking terbesar di dunia saat ini.

Mari mulai!

*klik untuk memperbesar gambar*

OC Test 1 – Intel XTU (1530 Points)

OC_RAM3100_2 OC_RAM3100 OC_XTU_1530 OC_XTU_Rank

Berbekal RAM DDR4 64GB berkecepatan tinggi yang masih bisa berjalan di DDR4-3100 (lebih tinggi dari XMPnya!), GX800VH yang kami uji dengan mudah menjadi pemuncak papan skor Intel XTU di kategori hardware Intel Core i7-7820HK. Namun perlu diakui, overclocking CPU i7-7820HK ke 4.5Ghz yang kami lakukan ini sudah meminta voltase besar sehingga suhu-nya saat benchmark dijalankan cukup tinggi, menyentuh 90 – 96C-an, mengaktifkan mekanisme thermal throttling pada akhir benchmark. Untungnya suhu operasi tinggi seperti ini tidak ditemui pada skenario gaming umum. Berikut detail skor yang kami dapatkan:

HWBOT Result Link – Intel XTU

XTU 4xCPU Ranking with a Core i7 7820HK @ HWBOT

 

OC Test 2 – Cinebench R15 (987 Points)

OC_CB15_987  OC_CinebenchR15_Rank

Tidak berbeda jauh dengan pencapaian skor XTU, pada CInebench R15, ASUS GX800VH yang kami gunakan pun mampu mencatatkan skor terbaik Cinebench R15 pada kategori Socket BGA1440 (berarti result yang ada termasuk Skylake Mobile CPU juga). Berikut detail skornya:

HWBOT Result Link – Cinebench R15

HWBOT Ranking – Cinebench R15 with BGA1440 Socket

 

OC Test 3 – Maximum CPU Clock

 

OCMaxCPUClock

Yang terakhir, just for fun, kami mencoba mencatatkan CPU Frequency setinggi-tingginya pada platform ini. CPU Kami masih bisa beroperasi pada 4.8Ghz sebelum akhirnya crash pada 4.9Ghz.

Link Validasi CPUID

 

Kesimpulan

GX800_11

Saat kami harus menggambarkan performa ASUS ROG GX800VH, hanya ada satu kata yang terlintas di benak kami : ‘MONSTER’.

Performa Gaming 4K yang ditawarkan notebook tersebut sebegitu tingginya, sulit dipercaya bahwa performa luar biasa ini ditawarkan oleh sebuah notebook. Sebagai overclocker, kami sering mencicipi hardware desktop terbaru sesekali waktu, namun belum pernah mendapat kejutan seperti yang ada di GX800VH ini. Umumnya, untuk menciptakan solusi gaming pada notebook yang mumpuni, kami sering melihat berbagai vendor menanamkan komponen dengan spesifikasi terbaik. Namun, sekarang nampak jelas bahwa komponen dengan spesifikasi terbaik saja tidak cukup untuk mendapat gelar ‘tercepat’. ASUS mengintegrasikan dukungan overclocking yang dibuat begitu mudah dengan software ROG Gaming Center, dan overclocking dapat dilakukan dengan hanya 1-klik saja untuk mendapat ekstra performa.

Berikut ini performa secara keseluruhan dari GX800VH pada mode EXTREME dan MANUAL, jika dibandingkan dengan mode STANDARD-nya:

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

 

Mode EXTREME pada ASUS GX800VH dapat meningkatkan kecepatan komponen yang ada sekitar 20%-an lagi dari standar pabrikannya. Kami menjumpai sebuah hal menarik dalam pengujian kami, dimana kami baru menyadari bahwa GX800VH bisa menjalankan game GTA V pada resolusi 4K dengan detail Very High – pada 134 FPS! Notebook tersebut juga mencatatkan benchmark 3DMark Fire Strike Ultra lebih dari 10000 ketika di-overclock! Level performa seperti ini bahkan sulit disamai dengan kebanyakan desktop yang dimiliki pengguna PC.

Mengingat GX800VH bisa menjalankan game modern pada ratusan FPS, kami jadi sedikit berharap ASUS memasukkan panel display 4K 120Hz untuk mengimbanginya, walau panel 4K G-SYNC yang ada di notebook ini juga tidak buruk.

GTAV_4K_VeryHigh_130FPS
GTA V 4K di 130 FPS, karena standar 4K60 sudah terlalu mainstream..

 

FSU_10K
It’s OVER 10000!!!

 

ROG GX800VH: Untuk Siapa?

ASUS ROG GX800 Launch Event 03

Aspek performa dan overclocking bukan hal yang paling mengejutkan dari ROG GX800VH, karena pengguna yang ingin memiliki notebook tersebut harus rela mengeluarkan uang setidaknya 95 Juta Rupiah. Angka 95 Juta Rupiah ini jelas sulit dipercaya banyak orang, harga laptop ini mendekati harga seluruh perlengkapan di lab JagatOC digabung menjadi satu! 

Mendengar price tag seperti demikian, pastinya banyak yang akan berkomentar:

“Hah? Notebook 95 Juta, NONSENSE!”

“Ah gua bisa rakit PC sekencang itu dengan JAUH lebih murah”

“ASUS kurang kerjaan nih, notebook segitu mahal siapa yang mau beli”

Kami pun memiliki pemikiran yang sama, sampai akhirnya kami menyadari bahwa produk ini tidak dibuat untuk semua orang. ROG GX800VH diciptakan untuk membuat sebuah statement, bahwa mereka sanggup menciptakan hardware seperti ini, dengan tujuan menjadi yang tercepat, dan ‘pushing the limit of technology‘. Menjadi yang tercepat di Dunia memang tidak mudah, dan jelasnya tidak murah.

Dibuatnya produk ini menunjukkan juga bahwa ASUS mengetahui bahwa ada pasar untuk notebook super-premium seperti ini, dimana ada pengguna yang rela membayar ekstra untuk sebuah pengalaman memiliki salah satu notebook terkencang di Dunia, sebuah perangkat super-kencang untuk kegiatan komputasi sehari-hari yang setidaknya masih portable untuk dibawa ke tempat kerja, dan notebook tersebut bisa dipasangkan ke watercooling dock-nya di rumah – diubah menjadi perangkat gaming berupa desktop PC replacement kelas atas.

Kami sendiri jelas tidak mampu untuk memiliki notebook seperti ini(kecuali kami mau menukarnya dengan semua perlengkapan lab OC kami haha), namun kami cukup senang dengan mengetahui bahwa di luar sana, masih ada vendor PC yang terus berinovasi untuk menembus batas teknologi, dan berharap suatu hari nanti desain notebook serupa seperti ini makin umum, dan bisa diimplementasikan dengan harga yang lebih terjangkau.

Sampai jumpa di review kami yang berikutnya, hanya di JagatOC!

 

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Extreme Overclocking Test dengan Liquid Nitrogen(LN2) Berikutnya, saatnya menguji prosesor…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…