5 Perbedaan Competitive Overclocking Vs. Normal Overclocking

Reading time:
July 16, 2015

Perbedaan #5: Kebutuhan Hardware

A88XMA HDs
Motherboard Value

Seperti yang sudah pernah kami bahas pada artikel 10 Mitos SALAH mengenai Overclocking, overclocking tidak memerlukan hardware yang mahal. Seringkali ada pengguna yang meng-overclock sistem murahnya untuk mendapatkan performa lebih namun dengan harga terjangkau, meski mereka harus berurusan dengan berbagai limitasinya. Pada Overclocking untuk daily use, kadang hampir tidak ada perbedaan overclockability yang berarti antara sebuah motherboard kelas menengah, dengan motherboard khusus overclocking kelas atas. Dan pada beberapa keadaan, membeli VGA dengan desain reference lalu di-overclock, biasanya lebih terjangkau daripada harus membeli sebuah VGA non-reference yang pre-overclocked (kecuali desain VGA reference-nya buruk sekali dan tidak memungkinkan untuk melakukan overclocking).

Hal yang sama tidak ditemukan pada skenario competitive overclocking!

Para overclocker pengejar skor benchmark membutuhkan semua advantage yang mereka bisa dapatkan, demi mencapai tingkat overclocking tinggi atau setidaknya memudahkan pencapaian skor tersebut. Ini membuat para competitive overclocker mencari beberapa detail-detail kecil yang biasanya tidak diperhatikan dalam pemilihan hardware user biasa.

Biasanya, competitive overclocker akan mencari:

  • Motherboard yang bisa memberikan kemampuan tuning ekstra pada RAM
  • IC memori tertentu untuk mendapat frekuensi dan timing terbaik
  • Kartu Grafis dengan bagian power regulator yang sanggup menghadapi extreme overclocking

Tidak hanya itu, mereka akan membutuhkan berbagai fungsi overclocking di motherboard yang umumnya diabaikan pengguna biasa, seperti tombol on/off/reset di motherboard, lalu tombol untuk tuning CPU Multiplier/CPU BCLK on-the-fly, Debug LED untuk troubleshooting, dan lain sebagainya.

ASUS RVE Edits
Motherboard High-End

 

 

 

Penutup

Anda sekarang sudah bisa melihat, walau tindakan overclockingnya secara mendasar sama, fokus yang berbeda menjadikan kedua ‘kubu’ ini menghasilkan pencapaian overclocking yang berbeda dan skenario penggunaannya pun berbeda. Kami ingin menambahkan, tidak ada yang salah dari keduanya. Ada pengguna yang mendapat manfaat dari kinerja ekstra berkat overclocking, dan ada juga pengguna yang mencari kesenangan dengan mencoba mengejar skor benchmark tertinggi.

Tentu saja, JagatOC akan terus berusaha untuk memberikan berbagai macam artikel dan informasi seputar overclocking, mulai dari overclocking untuk penggunaan harian, hingga ke skenario competitive overclocking. Sampai Jumpa!

 

 

 

 

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

CPU Overclocking Test 2: Core i9-9900K + Watercooling DeepCool Castle…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…