Analisis & Tuning GeForce GTX 1080 Max-Q: Overclocking Acer Predator Triton 700

Reading time:
January 13, 2018

Dulu, Notebook dengan performa tinggi identik dengan ukuran dan bobot besar. NVIDIA berusaha mengubah keadaan tersebut dengan merilis sebuah GPU high-performance yang didesain secara khusus untuk dioperasikan dalam notebook tipis, ini yang mereka sebut dengan nama ‘GeForce GTX with Max-Q Design’. Saat artikel ini dirilis, ada kurang lebih 3(tiga) varian GeForce GTX dengan teknologi Max-Q, yakni GTX 1060 Max-Q, GTX 1070 Max-Q, dan GeForce GTX 1080 Max-Q .Yang terakhir kami sebut di atas adalah seri tertinggi yang ditawarkan saat artikel ini dirilis,

 

Max-Q: Optimalisasi Berbagai Variabel untuk Masuk Notebook Tipis

NVIDIA MAXQ

Mendesain sebuah hardware high-performance pada segmen desktop akan relatif lebih mudah ketimbang mendesain hardware notebook, karena ada satu variabel penting yang bermain disana: ukuran.

Pada desktop, umumnya batasan ukuran perangkatnya akan jauh lebih lega dibanding notebook, dan faktor ukuran ini menentukan berbagai aspek design hardware tertentu. Secara umum,

  1. Notebook tidak memiliki banyak ruang untuk memasang board yang besar untuk memasang sirkuit regulator daya(VRM) yang berkapasitas tinggi
  2. Ukuran cooling pada notebook menjadi faktor yang krusial untuk menjaga berbagai suhu komponen pada batas aman-nya, sebelum semua komponen tersebut mengalami penurunan performa karena thermal throttling
  3. Desain pendingin pada notebook seringkali menjadi faktor penentu seberapa berat bobot notebook tersebut

Dengan berbagai limitasi seperti di atas, akhirnya notebook gaming seringkali menemui berbagai kompromi:

  • Notebook Gaming berukuran mungil akan dipasangkan dengan komponen ‘pas-pasan’, atau mengalami resiko overheating dengan komponen kencang
  • Komponen high-performance akan membuat ukuran notebook menjadi kelewat besar, dan bobotnya seringkali membuat berbagai pengguna menjauhi model tersebut

 

Inisiatif Max-Q dari NVIDIA dimaksudkan untuk membuat GPU terkencang mereka di notebook saat ini(GeForce GTX 1080), bisa dimasukkan dalam notebook dengan ketebalan 18mm-an. Optimalisasi dari desain Max-Q ini sendiri akan mengatur GPU untuk dioperasikan pada titik performance per watt paling maksimal (bukan titik performance maksimal).  Secara sederhana, GPU yang mendapat label ‘Max-Q’ design adalah GPU yang dioperasikan pada voltage terendah mungkin, namun masih menjaga frekuensi-nya pada level tertentu dimana GPU tersebut masih memiliki performa cukup.

Pada komponen desktop yang memiliki pengaturan spesifik, power-user bisa mengoptimalkan performance per watt mereka dengan cara melakukan undervolting dan pengaturan clock secara manual untuk mencari titik teroptimal antara Frequency vs Voltage.  NVIDIA pada kasus ini mencoba untuk menjual optimalisasi / pengaturan tersebut, dan mengemas-nya menjadi sebuah produk dengan tujuan spesifik: performa tinggi pada notebook tipis.

Baca Juga: Eksperimen Mencari Performance per Watt pada Radeon RX 480

Screenshot (51) PL_Data

Sebagai informasi tambahan, kami pernah melakukan eksperimen mencari performance per watt teroptimal secara manual pada komponen Radeon RX 480 – klik pada link berikut untuk melihatnya.

 

Acer Predator Triton 700: Dengan Overclockable GTX 1080 Max-Q

AcerPredatorTriton700 1s

Beberapa waktu lalu, pada salah satu sesi diskusi kami dengan berbagai representatif dari Acer, kami menemui sebuah catatan unik dalam slide produk berbasis GTX 1080 Max-Q mereka, Acer Predator Triton 700. Slide itu mengatakan bahwa mereka memfokuskan desain mereka pada beberapa area:

  1. Cooling solution dengan kapasitas pendinginan baik, memastikan komponen yang ada dapat beroperasi maksimal tanpa mengalami thermal throttling.
  2. Pemberian pengaturan fan speed secara custom bagi pengguna yang ingin melakukan tuning lebih jauh : trade-off antara noise dengan cooling capabilities. Lengkap dengan software thermal monitoring/logging.
  3. Overclockable GTX 1080 Max-Q untuk memeras performa GTX 1080 Max-Q sampai maksimal, sembari menjaga suhu dan kestabilannya.

Sebagai informasi, kata-kata ‘Notebook Tipis’ , ‘GPU High-end’, dan ‘Overclock’ biasanya tidak ditemukan dalam satu kalimat!

Ini yang membuat kami dari JagatOC tertarik untuk melakukan sedikit pengujian untuk melihat karakteristik dari GeForce GTX 1080 Max-Q pada Acer Predator Triton 700, beserta berbagai fitur tambahan yang membuatnya berbeda.

PredatorSense 1 Homes
PredatorSense – Software Thermal Monitoring – Logging – Fan Speed Customization – dan Overclocking

 

Ruang Lingkup & Metode Pengujian

Pengujian kami ditargetkan pada:

  1. Melihat karakteristik GeForce GTX 1080 Max-Q (Clocks/Temperature) pada berbagai kondisi
  2. Melihat lebih dalam mengenai apa opsi untuk memeras performa dari Triton 700 (terutama dari software PredatorSense)

Untuk melakukan hal di atas, kami menjalankan pengujian seperti:

  • Menjalankan 3DMark Fire Strike Extreme Stress Test sembari melakukan logging dari GPU-Z untuk mencatat suhu GPU dan Clock GPU
  • Menjalankan benchmark 3DMark Fire Strike untuk melihat perubahan performa

 

Testbed Specs: Acer Predator Triton 700

AcerPredatorTriton700 3s

Unit Acer Predator Triton 700 yang kami gunakan memiliki komponen sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core i7-7700HQ
  • RAM: 2x 16GB DDR4-2400 (total 32GB)
  • GPU: GeForce GTX 1080 Max-Q, 8GB GDDR5X
  • OS: Windows 10 64-bit 1709

 

Semua pengujian yang kami jalankan dilakukan dengan ambient temperature 25-26 C, notebook diletakkan pada sebuah meja tanpa pendingin tambahan, power profile High Performance, dan juga semua pengujian dilakukan dengan notebook diberi daya dari AC Adapter (plugged in).

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…