Overclocking Review: AMD Ryzen 5 2600X vs Intel Core i5-8600K

Reading time:
July 11, 2018

Synthetic Benchmark

Synthetic Benchmark atau Benchmark sintetis merupakan suatu software yang secara spesifik mensimulasikan suatu program yang biasanya di jalankan pada kehidupan sehari-hari, dan nantinya memberikan penilaian akan performa PC yang kita miliki.  Benchmark sintetis biasanya memiliki workload yang konstan sehingga dapat diulang dan output hasil dari benchmark memiliki selisih margin of error yang sangat kecil. Meski benchmark sintetis dapat menguji performa PC dengan mudah, ada keadaan dimana ia belum tentu dapat mewakili kondisi real life.

Berikut ini adalah hasil performance test dengan berbagai benchmark sintetis yang umum kami gunakan:

 

Cinebench R15 (version 15.038)

3_CBR15

Cinebench R15 merupakan aplikasi benchmark untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan rendering sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, berarti semakin cepat pula PC Anda melakukan operasi rendering. Kami mengambil 2 (dua) skor, yakni dengan konfigurasi Multi-Core untuk melihat performa multi-threaded, dan juga konfigurasi Single-Core untuk melihat performa single-threaded.

Result 1 CB MT Result 2 CB ST

 

 

 

Geekbench 3 & Geekbench 4

4_Geekbench3

Geekbench adalah sebuah benchmark singkat yang dapat mengukur kemampuan prosesor dalam menangani beberapa workload integer dan floating-point, sekaligus juga kemampuan memori yang terdapat dalam sistem. Pada Geekbench 4 juga ada banyak workload yang menguji instruction set AVX.

Data disajikan dalam bentuk skor, semakin besar semakin baik. Kami mengambil skor Single-Core dan Multi-Core (Khusus Geekbench 3 kami mengambil juga Memory Score multi-core nya)

 

 

Geekbench 3

Result 4 GB3 MC Result 3 GB3 SC Result 5 GB3 Mem

 

Geekbench 4

Result 6 GB4 MC Result 7 GB4 SC

 

 

 

3DMark Time Spy

6_3DMarkTimeSpy

3DMark Time Spy dikenal sebagai benchmark kartu grafis berbasiskan API DirectX 12, dan cukup membebani berbagai kartu grafis modern saat ini. Sama halnya dengan 3DMark Fire Strike, selain mengambil Graphics Score, kami juga mengambil  Physics Score (a.k.a CPU Score). Kami TIDAK mengambil Total Score.

Result 8 3DM TS GPU Result 9 3DM TS CPU

 

 

Keterangan

  • Dari mulai awal pengujian, kedua prosesor dari AMD dan Intel ini memperlihatkan kelebihan dan kekurangan pada area yang spesifik: Ryzen 2600X unggul pada pengujian multi-core/multi-threaded, Core i5-8600K unggul pada pengujian single-core/single-threaded.
  • Geekbench 3 yang cukup berat menguji performa pada integer calculation dan juga performa cache memory menunjukkan keunggulan di Ryzen 2600X, walau keunggulan ini hanya terjadi saat keduanya default.
  • 8600K secara khusus unggul pada Geekbench 4 karena Coffee Lake(dan juga Skylake dan Kaby Lake), memiliki performa yang baik saat menangani instruction set AVX. 2600X nampak tidak terlalu kencang di sini.
  • Meng-overclock Core i5-8600K ke  5 Ghz menunjukkan perbedaan yang cukup kentara dibandingkan keadaan default, sebaliknya overclock Ryzen 2600X ke 4.2Ghz menunjukkan perbedaan yang kurang dari 10%.

 

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC – Extreme…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Extreme Overclocking Test dengan Liquid Nitrogen(LN2) Berikutnya, saatnya menguji prosesor…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…